Liputan6.com, Jakarta - Karim Benzema akhirnya meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2023 setelah 14 tahun bersama. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, striker berusia 35 tahun tersebut akan bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Ittihad.
Kepergian Benzema bakal meninggalkan kekosongan besar di lini serang Real Madrid. Pasalnya, Mariano Diaz yang kurang disukai juga dipastikan akan meninggalkan Santiago Bernabeu.
Advertisement
Namun, sepertinya juara Copa del Rey ini telah mengidentifikasi Harry Kane sebagai pengganti potensial untuk Benzema. Hal itu menurut jurnalis Spanyol untuk El Chiringuito, Jose Luis Sanchez.
Masa depan Kane di Tottenham Hotspur juga telah dipertanyakan dalam beberapa hari terakhir. Mantan bintang Manchester United yang kini menjadi pundit, Rio Ferdinand, mengatakan pemain timnas Inggris it tidak bahagia di Tottenham.
Ada beberapa alasan terkait hal tersebut. Meski Kane tampil gemilang di musim ini dengan mencetak 30 gol, Tottenham hanya menempati posisi delapan klasemen akhir Liga Inggris dan gagal bermain di Eropa.
Pemain berusia 29 tahun ini juga belum pernah memenangkan trofi utama dalam kariernya yang masih muda. Keinginan untuk meraih trofi ini dapat membujuk Kane untuk mempertimbangkan pilihannya.
Kane belum memberikan pernyataan mengenai rencana masa depannya. Namun, rumor yang beredar mengatakan dia akan bergabung dengan Manchester United, yang sedang mengalami kebangkitan di bawah manajer Erik ten Hag.
Terlebih lagi Manchester United dapat menawarkan bermain di Liga Champions. Namun, dengan Real Madrid yang kini dikabarkan ikut dalam perebutan tanda tangannya, Kane mungkin akan tergoda untuk melihat ke arah ibu kota Spanyol.
Real Madrid Harus Berusaha Sekuat Tenaga untuk Dapatkan Harry Kane
Menggantikan pemain sekelas Karim Benzema tidaklah mungkin, namun Harry Kane hampir mendekati. Seperti sang pemain asal Perancis, dia juga dapat menjamin setidaknya 25 gol per musim dan memimpin lini depan, terutama dalam pertandingan-pertandingan besar.
Di usia 29 tahun, Kane masih berada di puncak karirnya dan masih memiliki empat sampai lima tahun lagi di puncak. Konsistensi Kane yang luar biasa untuk Tottenham Hotspur yang tidak menentu adalah alasan lain mengapa Real Madrid harus mengejarnya.