Podcast ODGJ Bahas Isu dan Kritik Sosial Lewat Humor Satir Berbahasa Jawa Timuran

Podcast ODGJ dibawakan oleh tiga lelaki jenaka asal Malang, yakni Antono, Mamad Kuntji, dan Erfaath.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 04 Mei 2023, 14:07 WIB
Podcast ODGJ

Liputan6.com, Jakarta Podcast kerap dijadikan media untuk membahas sebuah isu dan melontarkan kritik sosial. Seperti yang dibuat oleh podcast ODGJ (Orang dengan Guyonan Jawa) yang dibawakan oleh tiga lelaki jenaka asal Malang, yakni Antono, Mamad Kuntji, dan Erfaath. Podcast ini dapat didengarkan di platform konten audio lokal Noice

Jika dilihat dari nama konten podcast mereka, mudah ditebak kalau topik yang mereka bawakan adalah seputar komedi atau humor. Namun bukan humor biasa, melainkan humor satir yang mengangkat isu-isu terkini yang sedang menjadi trending topic di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Podcast ini dibawakan dengan bahasa khas Jawa Timuran dan dalam waktu singkat yakni kurang dari dua bulan hadir di Noice, ODGJ telah memiliki ribuan subscribers bahkan telah masuk ke dalam daftar Top 20 Podcast di Noice.

"Kami memang orang Jawa Timur dan kami punya keresahan yang sama, yaitu tentang fenomena sejak banyak anak perantauan dari Jakarta di Malang, orang Malang akhir-akhir ini juga ngomongnya kok jadi “lo-gue”. Untuk itu kami ingin kembali ‘menjawakan’ dan terus melestarikan bahasa Jawa bagi siapapun yang mendengar podcast ini," ujar Erfaath, kreator podcast ODGJ, ketika ditanya alasan kenapa tertarik membuat podcast dalam bahasa Jawa.

 


Menawarkan Kelucuan

Podcast ODGJ

Hal senada juga dikatakan oleh Antono, kreator podcast ODGJ lainnya. Menurutnya ODGJ menawarkan kelucuan yang dikemas dengan versi bahasa Jawa. Kemudian konten yang diangkat adalah hot issues. 

"Kita kupas suatu issue dalam bentuk komedi, tapi gak menutup kemungkinan kami juga membahas hal-hal yang mungkin lagi gak hot issue, namun hal-hal lucu di sekitar kita. Contohnya seperti membahas “hal-hal apa aja sih yang gak mungkin dilakukan oleh orang kaya?” dan masih banyak lagi. Kebanyakan pendengar kami adalah orang Jawa juga dan ketika mendengarkan konten kami, mereka merasa sangat dekat dan relate dengan obrolannya," ujar Antono.

 


Konten Lokal

Sebagai platform konten audio karya anak bangsa, Noice berkomitmen untuk menghadirkan beragam konten lokal hingga hyper lokal dengan merangkul para kreator berbakat dari berbagai daerah untuk memproduksi konten dalam topik yang relevan dengan daerah asal mereka, salah satunya, podcast ODGJ. Hal ini semata-mata dilakukan untuk memberikan inspirasi dan informasi bagi para pendengar secara lebih merata serta membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin menjadi kreator konten audio.

Lanjut Baca:

Komedi satir saat ini masuk sebagai salah satu genre hiburan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Podcast ODGJ sendiri berhasil membangun kesuksesan dalam meraih basis pendengar yang militan, walaupun di tengah kesibukan mereka bertiga sebagai pekerja korporat. "Sebelum tapping, kami selalu berusaha menahan adrenalin untuk ngobrol, supaya ada efek natural dan bisa betul-betul surprise saat kita melucu di podcast. Selain itu, kami juga sangat memperhatikan bobot konten dan kualitas audio saat rekaman agar walaupun perangkatnya sederhana, hasilnya akan tetap bagus. Kami juga rutin melakukan promosi di media sosial, berupaya untuk terus konsisten dalam mengupload konten dan mendengarkan feedback dari pendengar. Pas sekali karena Noice memfasilitasi kami dengan fitur komentar hingga Noice Live yang bisa membantu kami mendengar respon dan feedback secara langsung dari pendengar podcast kami," kata Mamad Kuntji, kreator podcast ODGJ yang membagikan tipsnya untuk memproduksi podcast yang menarik dan unik.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya