Bambang Pacul: Stop Kasak-Kusuk Pengganti Ketua DPRD Jateng yang Meninggal

Semua sudah ada mekanismenya, baik di internal partai maupun di KPU

oleh Edhie Prayitno Ige diperbarui 06 Apr 2023, 16:17 WIB
Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat Rakernas II 2021 di Sekolah Partai PDIP. (Dokumentasi PDIP).

Liputan6.com, Semarang - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan (PDI-P) Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, meminta jangan ada kasak-kusuk pengganti Bambang Kusriyanto. Karena PDIP Jawa Tengah masih dalam suasana duka.

“Kita tengah berduka atas meninggalnya Mas Bambang Kribo,” kata Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Kamis (6/4/2023).

Pacul meminta semua kader dan pengurus menjaga perasaan keluarga.

Diketahui Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, meninggal dunia pada Minggu (2/4/2023). Bambang Kusriyanto yang terkenal dengan nama panggilan Bambang Kribo sebelum menjadi Ketua DPRD Jawa Tengah pernah dua kali menjabat Ketua DPRD Kabupaten Semarang pada rentang waktu 2009-2019.

Menurut Bambang Pacul masalah penggantian sudah ada mekanisme yang pasti. Pada waktunya, itu akan dibicarakan oleh jajaran pengurus DPD PDIP Jateng. Untuk posisi keanggotaannya di DPRD Jateng ada mekanisme yang diatur oleh KPU. 

Hasil keputusan rapat akan dikonsultasikan dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Sebelum disampaikan ke masyarakat.

"Mekanisme itu sudah baku di PDI Perjuangan. Disiplin dan selalu tegak lurus,” kata Pacul.

Semasa hidupnya Bambang Kribo dikenal sebagai kader PDIP militan. Ia sempat tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Semarang. Dia melepas posisi nyaman dan memilih berjuang di partai sambil membuka bengkel mobil. Kribo dikenal sangat dekat, bahkan disebut sebagai orang kepercayaan Bambang Pacul.

Bambang Ksriyanto meninggal pada usia 67 tahun. Dalam setahun terakhir Kesehatan Ketua DPRD Jateng itu terus menurun sehingga sempat muncul isu pengantian. Namun hal itu tidak terjadi, partai tetap mempertahankan posisi yang dijabat Bambang Kribo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya