Liputan6.com, Barcelona- Barcelona bersiap 100 persen untuk menghadapi rival abadi mereka, Real Madrid pada laga El Clasico Liga Spanyol di Camp Nou, Senin (20/3/2023). Barca sedang diguncang masalah tuduhan suap wasit jelang duel prestisius ini.
Meski begitu, pelatih Barcelona Xavi Hernandez tegaskan kalau kasus yang dilambungkan mantan Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol, Enriquez Negreira itu tak akan membuat Barca menjadi tidak stabil.
Advertisement
"Masalah itu tak akan membuat kami tidak stabil. Mereka yang menuduh kami tak akan sukses, kami akan bersaing dan berusaha menang di El Clasico. Itu bakal jadi penegasan penting dalam usaha kami memenangkan gelar juara Liga Spanyol," kata Xavi seperti dikutip sport.
"Kami sangat stabil. Itu (kasus tuduhan suap) bukan sebuah masalah. Dengan cemoohan dan ejekan seperti saat lawan Bilbao, saya pikir itu akan berlanjut mulai sekarang. Kami hanya memikirkan sepak bola."
Xavi juga sependapat dengan komentar Presiden Barcelona, Joan Laporta yang menyebut saat ini ada kampanye yang menyudutkan Barcelona.
Fokus di Sepak Bola dengan Barcelona
Xavi menegaskan tugasnya hanya melanjutkan proyek dimana dia harus membawa Barcelona kembali ke kejayaan. Dia ogah komentar banyak soal kasus Negreira karena hanya menghabiskan waktu.
"Saya fokus di sepak bola dan memenangkan gelar Liga Spanyol, ini menjadi target utama musim ini," katanya.
Musim ini saja, Barcelona sudah 3 kali melawan Real Madrid. Statistiknya, Barca menang 2 kali dan kalah 1 kali.
Xavi belum bisa memainkan kekuatan terbaiknya. Soalnya, Pedri dan Ousmane Dembele masih belum pulih dari cedera.
"Kami bicara dengan dia dan bilang tak perlu memaksakan diri. Ini laga penting yang bisa menentukan, tapi bukan final. Kami tak mau kehilangan Pedri lebih lama," ujarnya.
Fokus Latihan Jelang Barcelona vs Real Madrid
Xavi menegaskan, sejak Pedri absen, Barca sudah melakukan latihan untuk main bagus tanpa sang pemain. Barca seperti diketahui kesulitan lakukan dominasi saat menghadapi Madrid di El Clasico lalu tanpa Pedri.
"Kami mencoba untuk pecahkan masalah ini selama latihan pekan ini. Kita tunggu apakah kami bisa dominan lawan Madrid yang selalu menerapkan pressing tinggi, tim yang snagat kuat," kata Xavi.