Liputan6.com, Manchester- Gelandang bertahan Manchester United, Casemiro menerima kartu merahnya yang kedua di musim 2022/2023 ketika dinilai telah melakukan pelanggaran keras kepada pemain Southampton, Carlos Alcaraz dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (12/3/2023). Dampaknya MU harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-34 dan harus puas berbagi poin dengan The Saints.
Menanggapi hal tersebut, manajer Man United Erik ten Hag mengungkapkan bahwa ia tidak senang dengan keputusan yang diambil wasit pada laga tersebut. Casemiro awalnya diberi kartu kuning oleh wasit Anthony Taylor. Namun, VAR merekomendasikan wasit untuk meninjau ulang pelanggaran yang terjadi dan akhirnya memberi kartu merah.
Advertisement
Terlepas dari itu semua, berdasarkan laporan dari Manchester Evening News, MU telah memutuskan tidak akan mengajukan banding untuk meringankan sanksi Casemiro. Ten Hag nampaknya telah melunak mengingat sebelumnya sempat naik pitam karena tidak puas dengan keputusan Anthony Taylor yang dinilai memberatkan timnya.
Seperti diketahui, manajer asal Belanda tersebut sebelumnya menilai bahwa duel timnya dengan Southampton banyak dipengaruhi oleh Taylor.
“Casemiro memainkan lebih dari 500 pertandingan di Eropa dan tidak pernah sekali pun mendapat kartu merah. Sekarang ia memiliki dua kartu merah di Liga Premier. Ketidakhadirannya bukan masalah, kami akan menanganinya. Masalahnya adalah permainan ini dipengaruhi oleh wasit,” ujar Ten Hag dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Pertanyakan Konsistensi VAR
Menyambung pernyataan sebelumnya, Erik ten Hag melihat ada inkonsistensi dalam kinerja VAR. Eks pelatih Ajax tersebut mengambil contoh dari pertandingan Leicester dan Chelsea hari Sabtu lalu ketika Ricardo Pereira lolos dari hukuman atas pelanggaran serupa yang dilakukannya kepada Joao Felix.
“Menurut saya ada inkonsistensi, pemain tidak tahu lagi apa kebijakannya (aturannya). Anda melihat akhir pekan ini Leicester melawan Chelsea, VAR tidak digunakan untuk meninjau pelanggaran seperti itu,” ungkap Ten Hag.
“Tetapi hari ini digunakan untuk meninjau pelanggaran Casemiro, dan dalam dua situasi potensial penalti malah tidak digunakan. Saya rasa, khususnya untuk yang pertama, itu adalah handball yang jelas dan harus ditinjau. Jadi, apa aturan yang sebenarnya?” sambung sang juru taktik.