Liputan6.com, Jakarta Dalam memperingati Hari Down Syndrome Sedunia yang jatuh pada pertengahan Maret mendatang, Cordlife Kembali Menyelenggarakan Down Syndrome's Got Talent Season 3 yang diinisiasi oleh PT Cordlife Persada bersama POTADS (Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome) sebagai puncak acara dari Trisomy Awareness Bash 2023. Ajang tahunan yang sudah terlaksana 7 kali ini dikenal sebagai wadah bersama bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal down syndrome lebih dekat.
Down syndrome adalah kelainan genetik sejak dalam kandungan dimana jumlah kromosom di setiap sel manusia berjumlah 47, padahal normalnya adalah 46. Bagi anak yang terlahir dengan kelainan ini akan berdampak terhadap tumbuh kembangnya, serta menimbulkan perbedaan khas pada struktur wajah, postur tubuh, dan ciri- ciri fisik lainnya.
Advertisement
Bagi orang tua yang mengetahui anaknya mengidap sindrom down pertama kali, tentu bukan hal mudah untuk menerima kenyataan itu. Namun dengan edukasi dan metode yang tepat, setiap orang tua tentu dapat menghantarkan anaknya untuk tumbuh sehat, mandiri dan berprestasi.
“Kami percaya, setiap anak lahir dengan unik dan memiliki talenta termasuk anak-anak dengan down syndrome. Dan dengan diselenggarakannya Trisomy Awareness Bash setiap tahun, secara khusus akan menjadi wadah bersama bagi orang tua dengan anak pengidap sindrom down.” kata Senior Manager, Marketing PT Cordlife Persada Jimmy Pardamean Simanjuntak melalui keterangan resmi yang diterima Liputan6.com baru-baru ini.
Banyak Manfaat
Menurut Jimmy, event ini juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat umum, seperti mendapatkan edukasi terkait skrining awal kehamilan dengan NIPT (Non Invasive Prenatal Test). Dengan NIPT test Ibu hamil dapat mengetahui kondisi kesehatan janin mulai dari usia 10 minggu.
NIPT ini dapat mendeteksi kelainan kromosom salah satunya kondisi Down Syndrome, selain itu The American College of Obstetricians and Gynaecologist (ACOG) merekomendasikan semua wanita hamil, terlepas dari usianya, mendapatkan penawaran untuk pemeriksaan skirining kelainan genetik janin, ujar Irsani Feniia, Product Manager PT Cordlife Persada.
Konsultasi Langsung
Tentang NIPT ini juga dijelaskan pada sesi talk show bersama dengan dr. Ardiansjah Dara, SpOG dengan harapan orang tua dengan anak down syndrome mendapatkan kesempatan untuk bertanya atau berkonsultasi langsung dengan ahli, untuk mendapat penjelasan bahwa kondisi down syndrome bisa di deteksi sejak dini sehingga orang tua bisa mempersiapkan segala sesuatunya termasuk mempersiapkan support system, salah satunya dengan komunitas POTADS.