4 Bankir di Swiss Dituduh Membantu Menyembunyikan Uang Putin

Para bankir yang memiliki peran senior di bank Rusia Gazprombank cabang Swiss, dituduh membantu Sergei Roldugin, teman dekat Vladimir Putin, untuk memindahkan jutaan franc melalui rekening bank Swiss tanpa prosedur semestinya.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 09 Maret 2023, 08:00 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (AP/Alexei Nikolsky)

Liputan6.com, Bern - Empat bankir dituduh membantu menyembunyikan puluhan juta franc atas nama Presiden Rusia Vladimir Putin. Mereka muncul di pengadilan Distrik Zurich, Swiss, pada Rabu (8/3/2023).

Para bankir yang memiliki peran senior di bank Rusia Gazprombank cabang Swiss, dituduh membantu Sergei Roldugin –teman dekat Putin– untuk memindahkan jutaan franc melalui rekening bank Swiss tanpa prosedur semestinya.

Keempat bankir yang terdiri dari tiga warga negara Rusia dan satu warga negara Swiss membantah tuduhan tersebut.

Roldugin adalah pemilik resmi dari dua rekening yang dibuka di Gazprombank Swiss pada tahun 2014. Dia dilaporkan menempatkan US$ 50 juta di rekening Swiss antara 2014 dan 2016 tanpa penjelasan yang kredibel tentang dari mana uang itu berasal. Dia juga diduga berencana untuk menempatkan lebih dari US$ 10 juta per tahun ke rekening Swiss melalui jaringan kompleks perusahaan cangkang.

Jaksa Swiss mengatakan kepada pengadilan bahwa para bankir gagal menentukan identitas pemilik manfaat sebenarnya dari dana tersebut.

"Semua bukti bertentangan dengan Sergei Roldugin sebagai pemilik sebenarnya dari aset tersebut," kata jaksa Jan Hoffmann di pengadilan seperti dilansir The Guardian, Kamis (9/3).

Sosok Roldugin sendiri merupakan ayah baptis dari putri tertua Putin, Maria. Dia dideskripsikan sebagai "dompet Putin".

Roldugin Bukan Pengusaha dan Putin Menyebutnya Sebagai Teman

Presiden Rusia Vladimir Putin (Dok. AFP)

Roldugin, seorang pemain cello dan konduktor, sebelumnya mengatakan kepada New York Times bahwa dia bukanlah seorang pengusaha dan bukan seorang jutawan.

Pengacaranya, Bernhard Lotscher, mengatakan bahwa tidak ada bukti Roldugin bukanlah pemilik sebenarnya dari aset tersebut.

"Keraguan tentang identitas pemilik sebenarnya tidak cukup dari sudut pandang hukum pidana," kata Lotscher di pengadilan.

Surat dakwaan terhadap Roldugin mengatakan, "Sudah diketahui umum bahwa… Putin secara resmi hanya memiliki pendapatan 100.000 franc Swiss dan tidak kaya, tetapi sebenarnya memiliki aset yang sangat besar yang dikelola oleh orang-orang yang dekat dengannya… Aset yang diklaim pada umumnya sama sekali tidak masuk akal sebagai aset milik Roldugin sendiri."

Putin sebelumnya mengatakan bahwa Roldugin adalah seorang teman, musisi brilian, dan dermawan yang dengan jujur mendapatkan sejumlah uang dari saham minoritas di sebuah perusahaan Rusia.

Kremlin telah menolak tuduhan bahwa aset Roldugin terkait dengan Putin, menyebut anggapan itu sebagai "Putinofobia" anti-Rusia. Keuangan Putin, tegas Kremlin, secara teratur diungkapkan ke publik.

Dugaan peran Roldugin sebagai "dompet" untuk Putin terungkap pada tahun 2016 oleh Panama Papers, sebuah investigasi yang diterbitkan oleh The Guardian bekerja sama dengan media lain, termasuk Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional di Washington dan surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya