Liputan6.com, Jakarta Kasus pembunuhan dan mutilasi Abby Choi kembali menjadi bukti bahwa manusia kadang memiliki hati lebih jahat ketimbang setan. Pasalnya yang terlibat dalam pembunuhan ini adalah orang-orang yang dekat dengan mendiang wanita berusia 28 tahun tersebut.
Seperti diketahui, Abby Choi adalah influencer dan sosialita Hong Kong. Dalam media sosialnya, ia kerap terlihat menghadiri acara prestisius, termasuk yang baru dibagikannya sepanjang bulan Februari ini, adalah memorinya kala menghadiri adalah Paris Fashion Week.
Advertisement
Abby Choi dilaporkan hilang sejak Selasa lalu. Pada Jumat waktu setempat, polisi menemukan jenazahnya dalam kondisi dimutilasi di sebuah rumah sewaan di Tai Po, Hong Kong.
Dilansir dari The Strait Times dan Asia One, empat orang telah ditangkap terkait kasus pembunuhan dan mutilasi. Mereka adalah Alex Kwong (28), mantan suami Abby Choi, Anthony Kwong (31), kakak Alex, serta kedua orang tua mereka.
Dari sini, terkuak sejumlah fakta mengerikan terkait kasus ini. Apa saja?
1. Hubungan Sangat Baik
Dilansir dari Asia One, Abby diketahui menikah dengan Alex Kwong pada usia 18 tahun dan telah dikaruniai dua anak, tapi tak diketahui kapan keduanya berpisah. Meski telah berpisah, ia menjalin hubungan yang sangat baik dengan keluarga mantan suami.
Mendiang bahkan membantu para keluarga mantan suaminya untuk bisa tinggal di apartemen mewah, dan membeli rumah.
2. Mantan Ipar Sopir Pribadi
Salah satu bukti hangatnya hubungan Abby dan keluarga Kwong, ada dalam akun Instagram Anthony Kwong, mantan kakak iparnya. Anthony beberapa kali mengunggah foto kebersamaan dengan mantan iparnya, dan menggunakan tagar “sis” dan “family.”
Pria ini diketahui sempat menjadi partner bisnis Abby, dan juga berstatus sebagai sopir pribadi mendiang. Diwartakan The Strait Times, Anthony sempat diinterviu polisi, dan mengaku sebagai orang terakhir yang melihat Abby dalam keadaan hidup.
3. Didalangi Mantan Ayah Mertua
Rupanya sang mantan ayah mertua adalah dalang dari kejahatan mengerikan ini. Pria berumur 65 tahun inilah yang disebut polisi memiliki ide untuk melakukan mutilasi dengan pemotong daging dan gergaji listrik. Lebih gilanya lagi, ia adalah seorang mantan polisi.