Liputan6.com, Manchester- Manchester United berhasil menyingkirkan Barcelona usai menang 2-1 (agregat 4-3) pada leg 2 playoff 16 besar Liga Europa di Old Trafford, Jumat (24/2/2023). Dua gol dari Fred dan Antony bungkam perlawanan Barcelona.
Barca unggul terlebih dahulu lewat penalti Robert Lewandowski. Namun, Barcelona gagal mengantisipasi keagresifan pemain MU yang tampil begitu spartan di depan fans sendiri.
Advertisement
Fans Man Utd di Old Trafford bersorak gembira saat Antony mencetak gol kemenangan di menit ke-73. Manfaatkan bola muntah, tendangan kiri melengkung Antony menembus gawang Marc Andre Ter Stegen yang membuat skor berubah jadi 2-1.
Salah satu penonton yang bersorak gembira yaitu manajer legendaris MU Sir Alex Ferguson. Tak hanya bertepuk tangan, Ferguson yang sudah lanjut usia tampak bersorak seperti anak muda.
Dia berdiri dari kursinya dan mengepalkan tangan ke atas tanda puas dengan penampilan Manchester United. Ferguson sepertinya puas karena dendam MU kalah dua kali di final Liga Champions terbala di Liga Europa.
Bertemu Ten Hag
Sebelumnya, Alex Ferguson memang sudah bertemu Erik Ten Hag. Pertemuan ini digelar beberapa hari sebelum duel melawan Barcelona.
Dilansir dari Independet, keduanya makan malam di restoran Italia, Cibo di Wilmslow, Senin lalu. Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial, Ferguson maupun Ten Hag tampak serius dalam perbincangan.
Ten Hag diharapkan mampu jadi penerus Ferguson di MU. Harapan ini muncul, melihat kiprah Setan Merah sejak enam bulan ditangani pria asal Belanda itu. Saat ini, MU jadi satu-satunya tim di Eropa aktif yang berpotensi memenangkan empat trofi dalam satu musim. Salah satu trofi terdekat bakal coba direbut Setan Merah pada final Piala Liga melawan Newcastle United yang berlangsung Minggu (26/2/2023).
Di liga domestik, MU juga sudah merangsek ke posisi empat besar. Bruno Fernandes dan kawan-kawan kini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 49 poin atau terpaut 5 poin dari pimpinan klasemen, Arsenal.
Ogah Dipuji
Meski demikian, ten Hag enggan besar kepala dengan pencapaian ini. Dia menolak segala pujian terkait pencapaiannya bersama MU. "Ini bukan tentang pujian, ini tentang trofi," katanya.