Liputan6.com, Jakarta Sebelum adanya aplikasi chattingan, guru dan siswa atau dosen dan mahasiswa hanya bisa berkomunikasi lewat pesan teks yang disampaikan kepada satu orang. Salah satu orang yang diberikan amanah tersebut kemudian sampaikan informasi yang diterimanya kepada siswa atau mahasiswa lainnya.
Advertisement
Kini, setelah adanya aplikasi chattingan, informasi yang disampaikan oleh guru atau dosen jadi cepat tersampaikan ke seluruh siswa lewat grup chat. Selain bisa chat secara pribadi, aplikasi chattingan juga bisa digunakan untuk kirim chat ke grup.
Namun ketika siswa sudah lulus semua, grup chat tersebut jadi jarang digunakan lagi. Lantaran sudah jarang digunakan, tak heran jika guru atau siswa sering lupa salah kirim informasi ke grup tersebut.
Tetap ingat siswa atau mahasiswa lamanya, chat guru salah kirim ke grup chat siswanya yang sudah lulus bikin sedih. Pasalnya ketika siswa yang pernah diajarkan sudah ke jenjang yang lebih tinggi, sang guru masih mengajarkan materi yang sama dari tahun ke tahun untuk anak didiknya.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang chat guru salah kirim informasi ke grup siswa yang sudah lulus, Jumat (3/2/2023).