Profil Erick Thohir, Caketum PSSI yang Sukses Transformasi BUMN dan Kenyang Pengalaman di Olahraga

Erick Thohir punya rekam jejak di dunia olahraga baik dalam maupun luar negeri. Dia juga sukses melakukan transformasi BUMN.

oleh ThomasDiterbitkan 01 Februari 2023, 16:00 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PSSI. Erick menyerahkan dokumen pendaftaran di kantor PSSI yang terletak di Lantai 6 GBK Arena, Jakarta pada Minggu (15/1/2023) siang. (Bola.com/Muhammad Iqbal ichsan)

Liputan6.com, Jakarta- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI akan memiliki ketua umum baru pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang dijadwalkan berlangsung 16 Februari 2023. Salah satu kandidat ketum PSSI berikutnya adalah Erick Thohir.

Total ada lima kandidat ketum PSSI menggantikan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Selain Erick, ada AA Lanyalla Mahmud Mattaliti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi hingga Fary Djemy Francis.

Nama Erick Thohir paling difavoritkan pecinta bola menjadi ketum baru PSSI periode 2023/2027. Erick Thohir dianggap sebagai wajah baru yang belum terkontaminasi pengurus lama PSSI yang dianggap bobrok. Meski belum pernah menjadi pengurus PSSI, segudang pengalaman sudah dimiliki Erick Thohir di dunia olahraga.

Erick Thohir selama ini dikenal sangat mencintai olahraga terutama bola basket dan sepak bola. Pria 52 tahun itu pernah menjadi ketua umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pada tahun 2004 sampai 2006.

Suami Elizabeth Tjandra itu juga merupakan anggota Central Board Federasi Bola Basket Dunia (FIBA). Erick sudah dua periode menjadi anggota central board FIBA. Periode pertama pada 2015 sampai 2019 dan kemudian berlanjut dari 2019 hingga 2023.

Erick Thohir memiliki jasa besar sehingga Indonesia terpilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023 bersama Jepang dan Filipina. Sebagai tuan rumah, Indonesia juga mampu membangun venue baru Indonesia Arena yang menjadi stadion indoor terbesar di tanah air.

Di bola basket, Erick Thohir dikenal sebagai pemilik klub Satria Muda yang menjadi langganan juara di liga basket nasional baik Kobatama, NBL hingga IBL. Erick Thohir juga sempat memiliki saham klub NBA Philadelphia 76ers.


Klub Bola

Erick Thohir bukan sosok yang asing di dunia olahraga. Ia cukup aktif baik di sepak bola dan basket. ET kini maju sebagai calon Ketua PSSI. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Sedangkan pada jagat sepak bola, Erick Thohir akan terus dikenang sebagai orang Indonesia pertama yang mampu membeli klub raksasa Eropa yakni Inter Milan. Pada tanggal 15 Oktober 2013, melalui International Sport Capital, Erick secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan memiliki saham klub sebesar 70 persen.

Erick Thohir kemudin dipercaya menjadi presiden Inter Milan. Adik Garibaldi Thohir itu menjadi pemilik Inter sampai tahun 2016 sebelum melepas kepemilikan mayoritasnya di klub tersebut kepada perusahaan China, Suning Holdings Group Co. Dua tahun kemudian, jabatan presiden klub diserahkan Erick kepada Steven Zhang.

Lanjut Baca:

Tak cuma Inter Milan, Erick Thohir juga tercatat memiliki klub sepak bola Liga Amerika Serikat DC United dan klub Liga Inggris Oxford United. Di Liga Indonesia, Erick Thohir juga pernah terlibat di Persija Jakarta, Persib Bandung dan Persis Solo. Ketika Persija menjadi kampiun Liga Indonesia 2001, Erick Thohir dipercaya sebagai direktur keuangan. Selain dengan Persija Jakarta, Erick Thohir juga punya peran dalam trofi Indonesia Super League (ISL) Persib Bandung pada 2014. Ketika Persib menjadi juara ISL 2014, Erick Thohir menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Erick Thohir mengaku membantu Glenn Sugita yang menjadi direktur utama dan Umuh Muchtar selaku komisaris. "Sewaktu di Persib, saya menjadi wakil komisaris membantu Pak Umuh dan Pak Glenn. Saya lebih di administrasi dan Persib juara," papar Erick Thohir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya