Liputan6.com, Jakarta Ajang World Superbike (WSBK) 2023 dijadwalkan mulai bergulir pada akhir Februari mendatang. Indonesia, tepatnya Sirkuit Mandalika, kebagian jatah menjadi tuan rumah seri kedua yang dihelat 3-5 Maret 2023.
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memasang target penonton yang hadir dalam perhelatan tersebut. Setidaknya 70.000 pengunjung diharapkan bakal meramaikan ajang balap motor di sirkuit kebanggaan Tanah Air.
Advertisement
Sekadar informasi, WSBK Mandalika edisi sebelumnya memang sanggup menuai antusiasme tinggi dari masyarakat. Angka kehadiran penonton dilaporkan mencapai lebih dari 45.000 orang, jauh melampaui target yang ditetapkan di awal.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka optimistis jumlah itu bisa meningkat lagi tahun ini. Apalagi, pemerintah sudah mencabut kebijakan PPKM, sehingga penggemar dapat lebih leluasa hadir di lokasi kompetisi.
"Kalau bicara target, kita melihat beberapa data yang ada. Kami terus terang melakukan review pada banyak hal. (Data) beberapa tahun ke belakang kami lihat semua," ujarnya saat menghadiri konferensi pers World Superbike 2023 di Hardrock Cafe, Jakarta, Kamis (12/1/2023).
"Oleh karena itu, kalau ditanya targetnya berapa, kami mencoba di angka 70.000 (penonton). Kemarin, target kita 40.000 dan kita melewati itu. Ini adalah satu angka yang menurut kami cukup realistis."
"Pertama, kami melihat dukungan dari berbagai pihak, kedua harga (tiket). Harganya sudah cukup kompetitif. Dan yang paling penting, keputusan Presiden mencabut PPKM itu sangat luar biasa. Kami seperti diberi berkah, dalam artian pemerintah mendukung (WSBK Mandalika). Ini merupakan satu momentum yang tidak boleh disia-siakan," sambungnya.
Atur Siasat
Lebih lanjut, Troy mengungkap pihaknya juga sudah mengatur siasat guna meratakan kehadiran penonton di tiap-tiap hari pelaksanaan WSBK Mandalika 2023. Adapun cara yang dipilih ialah dengan menjual tiket three day pass.
"Kami menyiasati (hal ini) dengan memberikan 3 day pass ticket, (untuk) Jumat, Sabtu, dan Minggu. Ini adalah evaluasi kami, bahwa dengan kami memberi gimmick seperti itu, maka penonton lebih antusias," tuturnya kepada awak media, Kamis (12/1/2023).