Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia gagal memetik poin penuh saat diimbangi Thailand 1-1 pada laga ketiga grup A Piala AFF 2022. Gol penalti dari Marc Klok berhasil diimbangi Sarach Yooyen.
Hasil imbang ini membuat Indonesia gagal manfaatkan peluang emas pimpin klassemen Piala AFF 2022. Indonesia memiliki poin yang sama dengan Thailand.
Advertisement
Meski begitu, Thailand berhasil unggul produktivitas gol. Thailand sudah mencetak 10 gol dan kebobolan 1 gol saja.
Indonesia juga berhasil mencetak 10 gol, tapi sudah kebobolan 2 gol. Laga terakhir di grup A akan menentukan siapa yang jadi pemuncak klasemen grup A.
Thailand akan menjamu Kamboja di laga terakhir. Sedangkan Indonesia bertandang ke Filipina untuk laga terakhir di grup A.
Klasemen Piala AFF 2022 untuk grup A bisa didapatkan di halaman berikutnya.
Jalannya Pertandingan
Indonesia langsung menggebrak di menit ke-1. Namun umpan pendek Egy gagal dimanfaatkan Yakob Sayuri dengan baik karena bola terlebih dahulu diambil kiper.
Thailand membuka lewat Suphanan di menit ke-12. Namun umpannya tak mampu disambut Teerasil Dangda.
Permainan kedua tim berlangsung keras, kedua tim sama-sama ngotot untuk ambil bola dari lawan. Maka itu, skor pun masih 0-0 hingga menit ke-15.
Dendy Sulityawan buka peluang di menit ke-17. Namun sundulannya tidak tepat sasaran saat manfaatkan umpan Asnawi.
Indonesia mendapatkan peluang lewat Fachrudin Aryanto di menit ke-25. Namun sundulannya masih melambung ke atas gawang.
Menit ke-39, Witan berhasil merebut bola dari kiper. Namun dia tak mampu mencetak gol ke gawang yang kosong.
Hingga babak pertama berakhir, Indonesia masih ditahan 0-0 oleh Thailand pada laga ketiga grup A Piala AFF 2022.
Babak 2
Indonesia langsung menggebrak di babak kedua. Asnawi membuat Indonesia dapatkan penalti di menit ke-48. Ini setelah tembakannya mengenai tangan Bunmathan.
Marc Klok sukses mengeksekusi penalti dengan baik sehinggam embuat Indonesia unggul 1-0 atas Thailand. Tendangannya sulit dibendung Kittipong.
Thailand bermain dengan 10 pemain di menit ke-63 usai Sanrawat dikartumerah. Dia melanggar Saddil dengan keras sehingga harus keluar lebih awal.