MU Ramaikan Perburuan Gelandang Pengubah Nasib Argentina di Piala Dunia 2022

MU sudah memantau sosok Mac Allister sebelum Piala Dunia 2022 bergulir di Qatar.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 22 Desember 2022, 23:00 WIB
Alexis Mac Allister (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola grup C Piala Dunia 2022 di Stadion 974, Doha, Qatar, Rabu (30/11/2022). Gol yang berhasil dicetak oleh Mac Allister di menit ke-46 menjadi pengangkut timnas Argentina ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. (AP Photo/Hassan Ammar)

Liputan6.com, Jakarta Nama Mac Allister ikut melambung setelah Argentina berhasil menjuarai Piala Dunia 2022. Sosok pemain berusia 23 tahun itu jadi buruan tim-tim elite, termasuk Manchester United atau MU

Allister bukanlah sosok yang banyak diperbincangkan di pada Piala Dunia 2022 lalu. Pamornya masih kalah mentereng dibanding sosok Lionel Messi, Enzo Fernandez, atau Emeliano Martinez. Ketiga pemain ini dianggap punya peran penting bagi keberhasilan Argentina menjadi juara. 

Meski demikian, Allister sebenarnya punya peran yang cukup vital bagi perjalanan La Albiceleste. Dia merupakan jenderal lapangan tengah yang mengatur ritme permainan tim Tango di Qatar. Tidak hanya itu, Allister juga kerap ikut menusuk ke jantung pertahanan lawan saat barisan penyerang Tim Tango buntu. Penetrasinya juga sama berbahayanya saat serangan balik. 

Peran Allister semakin terlihat saat Argentina mengalahkan Prancis lewat adu penalti 4-2 (3-3) di final Piala Dunia 2022. Dalam laga ini, Allister sukses membuat satu assist pada gol kedua Argentina. Umpan matangnya berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Angel di Maria.

Kiprah Allister mulai terlihat setelah pelatih Argentina, Lionel Scaloni melakukan perubahan pada komposisi timnya. Allister yang sempat jadi penghangat bangku cadangan akhirnya dimainkan secara rutin setelah La Albiceleste secara mengejutkan kalah 1-2 dari Arab Saudi di laga perdana. 

Hasil ini telah membuat perjalanan Tim Tango di Piala Dunia 2022 Qatar semakin terjal. Sebab setiap laga yang dilalui sejak kekalahan itu menjadi final yang berpotensi memulangkan mereka. 


Pemain Terbaik

Alexis Mac Allister. Gelandang asal Argentina berusia 23 tahun ini didatangkan Brighton and Hove Albion pada tengah musim 2018/2019 dari Boca Junors dengan nilai transfer 8 juta euro, enam bulan lebih dahulu dibandingkan kedatangan Graham Potter. Sempat dipinjamkan selama semusim ke Boca Juniors, ia akhirnya ditarik pulang pada tengah musim 2019/2020 dan akhirnya menjadi andalan Graham Potter di lini tengah Brighton. Musim 2022/2023 ini ia telah tampil dalam 11 laga di Liga Inggris dengan torehan 4 gol. Bersama Timnas Argentina ia telah mengoleksi 7 caps sejak melakukan debut pada 6 September 2019. (AFP/Adrian Dennis)

Bersama Enzo Martinez, Allister menjawab tantangan yang diberikan Scaloni dengan baik. Keduanya tampil sebagai pembeda dalam setiap pertandingan yang dilalui oleh Tim Tango.

Saat bertemu Meksiko, Mac Allister begitu solid di lini tengah. Sementara pada laga keduanya sebagai starter, Mac Allister mampu membuat gol kala Argentina menghempaskan Polandia 2-0.

Dalam laga ini, Mac Allister pun didaulat menjadi pemain terbaik atau man of the match. Dia meruntuhkan dominasi Messi yang kerap merebut Man of the Match di laga-laga Argentina di Qatar. Lionel Messi total telah menyabet lima Man of the Match di Piala Dunia 2022. Sejak dipercaya sebagai starter, Allister telah bermain dalam enam dari tujuh partai Argentina di Qatar.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya