Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) optimistis Gareth Southgate bakal melanjutkan kariernya bersama The Three Lions meski tersingkir dari Piala Dunia 2022. Manajer berusia 52 tahun itu kabarnya sudah memberi sinyal positif kepada timnas terkait hal ini.
Seperti diketahui, Southgate sempat mempertimbangkan masa depannya usai Harry Kane dan kawan-kawan tumbang di tangan Prancis dalam laga perempat final Piala Dunia 2022. Ia mengaku butuh waktu untuk membuat keputusan yang tepat bagi FA serta Timnas Inggris.
Advertisement
“Setiap kali menyelesaikan turnamen, saya membutuhkan waktu untuk membuat keputusan karena secara emosional (saya) memiliki begitu banyak perasaan yang berbeda. Jadi saya ingin membuat pilihan yang tepat, kapan pun itu, untuk tim, untuk Inggris, untuk FA,” ujarnya.
Kekalahan di kompetisi sepak bola terakbar empat tahunan nampaknya memang menjadi pukulan cukup besar buat Southgate. Mirror mengeklaim sejumlah pihak juga sempat melancarkan kritik yang meminta eks manajer Middlesbrough turun dari jabatannya.
Tak dapat dimungkiri, Southgate memang sudah cukup lama mengabdi untuk The Three Lions. Ia tercatat mulai menukangi Inggris sejak 2016. Meski begitu, FA belum berniat mengakhiri masa kerjanya. Sang pelatih juga masih terikat kontrak hingga dua tahun mendatang.
Belakangan tersiar kabar bahwa Sourthgate mulai memberi sinyal positif kepada FA Inggris. Laporan The Telegraph menyebut pelatih kelahiran 1970 kemungkinan bakal bertahan di The Three Lions, terlepas dari hasil yang diraih di Piala Dunia 2022 Qatar.
Seorang sumber yang dekat dengan sang manajer juga meyakini Southgate belum siap untuk menyerah. Ia diprediksi bakal memberi keputusan pasti terkait masa depannya di Timnas Inggris, paling lambat pada Januari 2023.
Masih Dibutuhkan
Jasa Southgate memang masih sangat dibutuhkan oleh The Three Lions. Apalagi, Harry Kane dan kolega akan segera mengawali perjuangannya di laga perdana babak kualifikasi Euro kontra Italia pada 24 Maret mendatang.
Kepergiannya dari Timnas Inggris jelas akan memberi PR besar buat FA. Mereka mau tak mau harus cepat berburu pelatih pengganti agar skuadnya memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan diri jelang menghadapi kampanye tersebut.