Masih Geram, Luka Modric Sebut Wasit Argentina vs Kroasia Terburuk di Piala Dunia 2022

Luka Modric kesal karena wasit Italia yang memipin duel semifinal Argentina vs Kroasia bisa dengan mudah berikan penalti di Piala Dunia 2022.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 15 Desember 2022, 13:00 WIB
Reaksi kecewa pemain Kroasia, Luka Modric setelah timnya kebobolan untuk yang kedua kalinya oleh Argentina saat laga semifinal Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Lusail Stadium, Qatar, Selasa (13/12/2022). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Doha- Luka Modric belum sepenuhnya bisa melupakan kekalahan 0-3 Kroasia dari Argentina pada laga semifinal Piala Dunia 2022 yang berlangsung di stadion Al Bayt, Al Khor, Rabu (14/12/2022). Kroasia terjungkal lebih awal dari yang diprediksi.

Luka Modric masih geram karena kekalahan telak Kroasia dipicu penalti Argentina yang dinilianya salah. Lionel Messi berhasil eksekusi penalti yang diberikan karena Julian Alvarez dinilai sudah dilanggar kiper Kroasia, Dominik Livakovic.

"Saya tak pernah bicara soal wasit (Daniel Orsato), tapi saat ini mustahil tidak bicara. Dia wasit terburuk yang pernah saya tahu," katanya seperti dikutip Marca.

"Tak hanya untuk duel hari ini. Dia sudah banyak menjadi wasit di pertandingan saya dan saya tak pernah punya memori yang bagus dengan dia. Dia bencana," kata Modric, menambahkan.

Dia mengaku tak percaya Daniel Orsato akan memberikan penalti untuk Argentina di semifinal Piala Dunia 2022. Dia menilai itu menjadi momen kunci di pertandingan Argentina vs Kroasia.

 


Tidak Adil

Penyerang Argentina, Lionel Messi membawa bola dari kawalan gelandang Kroasia, Luka Modric selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Rabu (14/12/2022). Messi sukses menorehkan sederet rekor fantastis di laga kontra Kroasia ini. Dengan sumbangan satu gol ke gawang Kroasia, Messi sah menjadi pemain tersubur sepanjang masa Argentina di putaran final Piala Dunia. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

 

Modric menilai Daniel Orsato tidak adil dengan Kroasia. Soalnya, dia tak memberi tendangan sudut yang harusnya didapatkan Kroasia.

"Itu momen kunci di pertandingan. Dia tak memberi kami tendangan sudut dan memberi Argentina penalti, yang saya pikir itu bukan. Soalnya Julian Alvarez menembak dan bertabrakan dengan kiper kami," kata Modric.

Komentar Modric juga diamini media di Kroasia. Vecernji misalnya menulis,"Timnas Kroasia kalah 0-3 dari Argentina, tapi siapa yang tahu apa yang terjadi kalau Orsatu tak melakukan kesalahan."

 


Pensiun

Gelandang Kroasia #10 Luka Modric (Tengah) bereaksi setelah timnya kalah dari Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Rabu (14/12/2022) dini hari WIB. Meskipun tersingkir, Luka Modric dkk. akan menghadapi tim yang kalah dalam duel Prancis Vs Maroko pada perebutan tempat ketiga. (Anne-Christine POUJOULAT / AFP)

 

Luka Modric belum memberi keputusan apakah akan pensiun dari timnas Kroasia atau tidak. Dengan usia 37 tahun, Modric sudah jalani Piala Dunia terakhirnya dengan Kroasia.

"Laga terakhir dengan Kroasia? Saya tak tahu, kita lihat saja. Ini bukan waktu yang tepat untuk bicarakan ini," katanya.

"Lagipula, kami masih mengejar posisi ketiga dan kami harus siap untuk itu."


Dihibur Pemain Argentina

Pemain Kroasia Luka Modric, Andrej Kramaric dan Dejan Lovren, bereaksi pada akhir pertandingan babak semifinal Piala Dunia 2022 kontra Argentina di Stadion Lusail, Rabu (14/12/2022) dini hari WIB. Meskipun tersingkir, Luka Modric dkk. akan menghadapi tim yang kalah dalam duel Prancis Vs Maroko pada perebutan tempat ketiga. (AP Photo/Frank Augstein)

Meski gagal ke final, penampilan Modric tetap mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Seperti dilansir Sprotbible, tidak hanya para pendukung Kroasia, Modric juga menuai pujian dari suporter lawan.

Lanjut Baca:

Saat meninggalkan lapangan pertandingan, Modric mendapat tepuk tangan meriah dari penonton. Bahkan beberapa pendukung Argentina tampak memberikan standing ovation untuknya. Para pemain Argentina juga satu per satu menyalami Modric. Bahkan Angel Di Maria yang jadi penghangat bangku cadangan Argentina dalam laga itu, memeluk hangat Modric. Pemain yang sempat memperkuat Real Madrid itu datang untuk menghibur mantan rekan setimnya itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya