Inggris Tersingkir di Piala Dunia 2022 Qatar, Gareth Southgate Pertimbangkan Masa Depannya

Pelatih Inggris Gareth Southgate masih mempertimbangkan soal masa depannya bersama The Three Lions setelah tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar.

oleh BudimanDiterbitkan 11 Desember 2022, 18:00 WIB
Gareth Southgate, Pelatih Timnas Inggris, telah mengumumkan daftar 33 nama skuat The Three Lions untuk Euro 2020 (Euro 2021). Di luar dugaan, tenyata ada juga pemain yang notabene adalah pemain bintang tak dipanggil ke Euro 2020 (Euro 2021). (Foto: AFP/Niklas Halle'n)

Liputan6.com, Jakarta - Kegagalan Inggris melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 Qatar membuat Gareth Southgate mempertimbangkan masa depannya sebagai pelatih The Three Lions. Inggris kalah dari Prancis 1-2 di babak perempat final di Stadion Al Bayt, Minggu (11/12/2022).

Mantan bek kiri timnas Inggris ini mengaku masih membutuhkan waktu untuk mengambil keputusan yang tepat, setelah kegagalan di Piala Dunia 2022 Qatar. Kontrak Southgate dengan FA untuk melatih Inggris masih sampai cukup panjang sampai Desember 2024.

“Setiap kali menyelesaikan turnamen, saya membutuhkan waktu untuk membuat keputusan yang tepat karena secara emosional mengalami begitu banyak perasaan yang berbeda dan energi yang dibutuhkan. Jadi saya ingin membuat keputusan yang tepat, kapan pun itu, untuk tim, untuk Inggris, untuk FA,” katanya dikutip dari laman the42.

Southgate mengatakan dia bangga dengan performa timnya di Piala Dunia 2022 Qatar dan terlalu dini untuk merencanakan masa depan. Apalagi Inggris harus bersiap menghadapi Piala Eropa atau Euro 2024.

“Untuk pergi lagi, perlu banyak energi dan Anda harus memastikan siap untuk itu. Ada kualifikasi (Euro 2024) di bulan Maret dan ada terlalu banyak hal di kepala saya untuk memikirkan semua itu,” tambah pelatih berusia 52 tahun itu.

Southgate menilai skuad Inggris saat ini sangat potensial dan menarik karena banyak diisi pemain muda potensial. Dia merasa penampilan melawan Prancis adalah laga terbaik yang pernah dimainkan melawan tim besar selama masa jabatannya.

“Saya sangat bangga dengan bagaimana mereka tampil, tidak hanya malam ini tetapi sepanjang turnamen. Ada beberapa pemain muda yang telah menunjukkan kemampuannya di pentas dunia. Kami telah menunjukkan sisi berbeda dalam cara bermain,” sebutnya.


Harry Kane Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Inggris

Penyerang Inggris Harry Kane dihibur oleh pelatih kepala Gareth Southgate pada akhir laga perempat final Piala Dunia 2022 kontra Prancis, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Kandasnya The Three Lions di turnamen akbar empat tahunan tersebut juga diwarnai kegagalan penalti Harry Kane. (AP Photo/Abbie Parr)

Kapten Inggris Harry Kane menegaskan bahwa dirinya yang bertanggung jawab atas kegagalan The Three Lions di Piala Dunia 2022 Qatar. Harry Kane gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-84 untuk menyamakan kedudukan saat dikalahkan Prancis 1-2 di Stadion Al Bayt, Kota Al Khor, Minggu (11/12/2022).

Bola tendangan kaki kanan Kane melambung tinggi di atas mistar gawang Prancis yang dikawal Kapten Hugo Lloris. Setelah peluit panjang, Kane tampak begitu menyesal karena Inggris gagal melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022.

Lanjut Baca:

Kane yang bersedih tampak dihibur oleh rekan satu tim dan pelatih Inggris Gareth Southgate, sesuai laga melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar. “Sebagai kapten dan orang yang gagal mengeksekusi penalti, saya bertanggung jawab untuk itu,” kata Kane dikutip dari laman Metro. Kane mengaku sudah melupakan insiden kegagalan penalti di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar. Apalagi dia merasa tidak ada yang keliru ketika melakukan eksekusi penalti kedua dan selalu melakukan persiapan secara baik. “Saya bukan seseorang yang terlalu memikirkannya. Rasanya tidak berbeda. Saya merasa percaya diri mengambilnya, saya hanya tidak mengeksekusinya seperti yang saya inginkan. Tentu saja, itu akan menjadi sesuatu yang harus saya jalani dan hadapi,” tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya