Liputan6.com, Barcelona- Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez sulit berkata-kata usai timnya berhasil mengalahkan Osasuna 2-1 pada lanjutan Liga Spanyol di stadion El Sadar. Kemenangan ini terasa luar biasa karena Barca main dengan 10 pemain sejak menit ke-31.
Advertisement
Wasit Jesus Gil memberi Robert Lewandowski kartu merah setelah dia melakukan pelanggaran. Ini menjadi pelanggaran keduanya setelah sebelumnya juga melanggar di menit ke-11.
Kondisi diperburuk lagi karena Barcelona sudah tertinggal lewat gol David Garcia di menit ke-6. Meski begitu, 10 pemain Barcelona bisa atasi Osasuna lewat gol Pedri dan Raphinha.
Tak aneh kalau Xavi pun takjub dengan kemenangan timnya. Dia menyebut kemenangan Barca spektakuler.
Suntikan semangat juga diberikan Xavi saat jeda babak pertama. Saat itu, dia bilang kepada pemainnya untuk tetap yakin karena dengan 10 pemain bisa tetap dominasi permainan.
"Kami harus bermain pintar dan momen kami bakal datang," kata Xavi seperti dikutip sport.es.
Taktik Jitu
Berkurang satu pemain, Xavi mengubah pola permainan menjadi 4-4-1. Startegi ini menyulitkan lawan tembus pertahanan Barcelona.
"Mereka kesulitan dapat peluang lawan kami. Ini kemenangan bagus, buah dari keberanian. Kami merayakannya dengan gembira di ruang ganti, sulit main dengan 10 pemain, saya bangga dengan tim ini," katanya.
"Soal wasit Gil? Kami merasa dilukai. Gol pertama bahkan bukan karena tendangan sudut, lalu ada pelanggaran dan Robert diusir keluar. Itu keputusan tak fair. Wasit memutuskan dan kami tak bisa lakukan apa-apa."
Satu Tahun
Duel melawan Osasuna juga menandai satu tahun kiprah Xavi sebagai pelatih Barcelona. Dia merasa timnya sudah tumbuh.
"Kami sebuah keluarga, sebuah grup, ada tim luar biasa di ruang ganti yang punya keinginan untuk menang," katanya.
"Saya bangga. Sekarang kami lima poin di atas Real Madrid, kami pimpinan klasemen sebelum Piala Dunia."
Kartu Merah Lewandowski
Dalam duel ini, Robert Lewandowski kembali tampil sebagai starter. Namun aksinya tidak berlangsung lama. Dia diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua pada menit ke-31 akibat menyikut wajah Garcia. Sebelumnya dia menerima hukuman yang sama ketika melanggar Vidal di menit ke-11.