Dafar 26 Pemain Timnas Kosta Rika di Piala Dunia 2022

Timnas telah mengumumkan skuad terakhirnya untuk Piala Dunia 2022 Qatar. Setengah di antaranya adalah pemain muda.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 07 November 2022, 10:00 WIB
Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Kosta Rika (Bola.com/Adreanus Titus)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Kosta Rika, Luis Fernando Suarez telah mengumumkan skuad terakhirnya untuk Piala Dunia 2022 Qatar.

Dalam daftar tersebut, hampir setengahnya terdiri dari pemain berusia 25 tahun atau lebih muda. Selain itu, 11 anggota dari 26 pemain juga memiliki kurang dari 10 penampilan internasional.

Veteran Keylor Navas (35 tahun), Kendall Waston (34), Celso Borges (34), Bryan Ruiz (37), dan Joel Campbell (30) masih ada di dalam skuad.

Pemilihan 26 pemain ini juga mengejutkan karena ada sejmlah pemain yang tidak dibawa Mereka adalah gelandang serang Randall Leal (Nashville SC), pemain sayap Alonso Martinez (Lommel SK), Ariel Lassiter (Inter Miami), dan bek kanan Cristian Gamboa (VfL Bochum).

Menariknya, Fernando Suarez tetap memasukan Ronaldo Matarrita ke dalam skuadnya meski sang pemain cedera. Dia beralasan bawah sang pemain akan bisa pulih tepat waktu.

Selanjutnya, Los Ticos akan menghadapi Nigeria pada 9 November dalam pertandingan persahabatan terakhirnya sebelum berangkat ke Qatar pada 10 November.

Dalam perjalanan itu, Kosta Rika akan singgah sebentar di Kuwait untuk menghadapi Irak pada 17 November. Mereka akan membuka Piala Dunia bermain pada Rabu, 23 November 2022.

Timnas Kosta Rika menjadi penumpang terakhir dalam bus menuju Piala Dunia 2022 Qatar yang berlangsung 20 November - 18 desember.

Kosta Rika mengamankan satu tiket tersisa menuju Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Selandia Baru pada laga playoff.

Di Piala Dunia 2022, Kosta Rika tergabung di Grup E. Mereka bakal bersaing dengan Spanol, Jerman dan Jepang.


Daftar skuad Kosta Rika

Timnas Kosta Rika memastikan menjadi negara terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar usai memenangi laga play-off melawan wakil Zona Oseania (OFC) Selandia Baru dengan skor tipis 1-0 di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Qatar, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB. Gol tunggal yang memastikan kuota 32 peserta pesta sepak bola dunia empat tahunan telah terisi penuh dicetak oleh Joel Campbell, sayap kanan Kosta Rika milik Leon yang berlaga di Liga Meksiko. (AFP/Karim Jaafar)

Penjaga gawang: Keylor Navas (PSG)Esteban Alvarado (Herediano)Patrick Sequeira (Klub Deportivo Lugo)

Belakang: Francisco Calvo (Konyaspor)Juan Pablo Vargas (Millonarios)Kendall Waston (Saprissa)Oscar Duarte (Al-Wehda)Daniel Chacon (Colorado Rapids)Keysher Fuller (Herediano)Carlos Martinez (San Carlos)Bryan Oviedo (Danau Garam Asli)Ronald Matarita (Cincinnati)

Tengah: Yeltsin Tejeda (Herediano)Celso Borges (Alajuelense)Youstin Salas (Saprissa)Roan Wilson (Yunani)Gerson Torres (Herediano)Douglas López (Herediano)Jewison Bennette (Sunderland)Alvaro Zamora (Saprissa)Anthony Hernandez (Puntarenas)Brandon Aguilera (Hutan Nottingham)Bryan Ruiz (Alajuelense)

Depan: Joel Campbell (León)Anthony Contreras (Herediano)Johan Venegas (Alajuelense).

Lanjut Baca:

Meski terseok-seok di babak kualifikasi, Kosta Rika adalah tim yang paling konsisten tampil ke Piala Dunia. Mereka menjalani debut di ajang empat tahunan tersebut pada edisi 1990 di Italia. Saat itu, Kosta Rika berhasil tmenembus babak 16 besar. Pada Piala Dunia 2014, Kosta Rika mencapai penampilan terbaiknya dalam sejarah dengan menempati urutan pertama di fase grup. Kosta Rika memimpin atas tiga mantan juara Piala Dunia: Uruguay, Italia, dan Inggris. Pada babak 16 besar mereka mengalahkan Yunani 5-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1. Dalam laga tersebut, Keylor Navas menyelamatkan lebih dari 15 tembakan. Mereka mencapai perempat final untuk pertama kalinya tetapi dikalahkan oleh Belanda, juga dalam adu penalti (3–4) setelah bermain imbang tanpa gol pada 5 Juli. Pelatih Kosta Rika Fernando Suarez, mungkin bukan manajer yang sangat terkenal. Pelatih asal Kolombia itu menghabiskan sebagian besar karierya di level klub negaranya Namun, Suarez punya mahakarya bersama "tim nasional Ekuador", di mana ia memimpin tim ke putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman. Dia juga berhasil mengantarkan Ekuador lolos ke babak 16 besar sebelum kalah 0-1 dari Inggris melalui gol tendangan bebas David Beckham. Ini adalah ketiga kalinya Fernando Suarez tampil di Piala Dunia sebagai pelatih. Sebelumnya, dia membawa Ekuador lolos Piala Dunia 2006 dan Honduras pada Piala Dunia 2014. "Piala Dunia ketiga ini adalah obsesi yang ingin saya penuhi. Ini bagus dan sangat sedikit pelatih yang melakukannya dan itu membuat saya bangga,” katanya, dilansir FIFA.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya