Lionel Messi: Jika Harus Memilih, Brasil adalah Kandidat Juara Piala Dunia 2022

Dengan Neymar sebagai pemain utama, Messi yakin Timnas Brasil adakah favorit juara Piala Dunia 2022.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 20 Oktober 2022, 08:00 WIB
Lionel Messi. Sayap kanan Timnas Argentina berusia 35 tahun yang sejak awal musim 2021/2022 memperkuat PSG ini menjadi salah satu pemain aktif dengan koleksi gol terbanyak di ajang Piala Dunia dengan 6 gol dari total 19 laga dalam 4 edisi Piala Dunia. Rinciannya adalah 1 gol dicetaknya pada Piala Dunia 2006, 4 gol pada edisi 2014 dan 1 gol di edisi 2018 Rusia lalu. Sementara pada edisi 2010 ia gagal mencetak 1 gol pun untuk Timnas Argentina. (AP/Eduardo Munoz Alvarez)

Liputan6.com, Jakarta Lionel Messi menyebut rival bebuyutan Timnas Argentina, Brasil, adalah favorit juara Piala Dunia 2022 Qatar.

Timnas Brasil lolos ke Piala Dunia 2022 yang berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember sebagai juara grup di fase kualifikasi.

Dan, Piala Dunia 2022 disebut akan menjadi momen puncak performa dari Brasil di bawah pelatih Tite.

Brasil, adalah tim tersukses di Piala Dunia dengan raihan lima gelar, namun mereka belum pernah kembali berjaya sejak juara pada 2002.

Sekarang, dengan Neymar sebagai pemain utama mereka, Messi yakin Brasil ada di posisi yang tepat untuk memenangkan turnamen di Qatar.

Selain Brasil, bintang PSG tersebut mengatakan Prancis juga menjadi salah satu favorit juara

"Kami selalu mengatakan tim hebat yang sama ... tetapi, jika saya harus memilih, Brasil dan Prancis adalah dua kandidat hebat untuk memenangkan Piala Dunia 2022," kata Messi kepada DIRECTV Sports.

“Mereka memilii kualitas pemain yang sama untuk waktu yang lama. Prancis, meski tampil buruk di Euro mereka memiliki beberapa pemain yang mengesankan. ide yang jelas dan pelatih yang sama [Didier Deschamps]. Brasil sedikit sama [di bawah Tite]." sambungnya.

Meski Messi tidak mengakui negaranya sebagai unggulan, tak bisa dipungkiri, Argentina juga merupakan salah satu tim yang berpotensi menjadi juara. Hal itu tak lepas karena keberadaan dirinya di dalam tim.


Argentina Mengerikan

Lionel Messi menyumbangkan satu gol saat Timnas Argentina menang 3-1 atas Venezuela pada laga ke-17 kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL di Estadio Alberto J. Armando, Sabtu (26/3/2022) pagi WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Argentina saat ini dalam performa yang mengerikan. Mereka mencatatkan 35 pertandingan tak terkalahkan dan sukses menjuarai Copa America 2021.

Pada partai final, Argentina mengalahkan Brasil di final. Bagi Messi, itu gelar pertamanya bersama Timnas Argentina.


Gelar Perdana di Piala Dunia Terakhir

Angel Di Maria dan Lionel Messi - Dua pemain Argentina ini merupakan pilar keberhasilan Tim Tango meraih juara Copa America 2021 lalu. La Pulga yang baru pindah ke PSG kini akan bahu-membahu bersama Di Maria membawa kejayaan klub kebanggaan kota Paris tersebut. (AFP/Nelson Almeida)

Messi berharap untuk mengklaim gelar perdana di Piala Dunia terakhirnya. Sementara Argentina, belum bisa mengulang kejayaan sejak Diego Maradona menginspirasi mereka pada Piala Dunia 1986.

Upaya terbaik Messi adalah menjadi runner up pada Piala Dunia 2014, di mana mereka kalah dari Jerman di partai final.


Dihantam Badai Cedera

Paulo Dybala. Striker AS Roma berusia 28 tahun ini terancam tidak akan tampil bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2022 Qatar yang akan menjadi Piala Dunia keduanya setelah edisi 2018. Saat ini ia tengah mengalami cedera hamstring yang didapatnya saat AS Roma menang 2-1 atas Lecce di pekan ke-9 Liga Italia 2022/2023 (9/10/2022). Saat itu ia harus ditarik keluar setelah hanya bermain selama 50 menit. (AFP/Vincenzo Pinto)

Kabar buruk menghantam Timnas Argentina jelang Piala Dunia 2022 Qatar. Pelatih Lionel Scaloni akan dibuat pusing lantara beberapa pemain kunci harus absen karena cedera.

Lanjut Baca:

Mereka adalah Paulo Dybala. Penyerang AS Roma itu mengalami cedera saat melawan Lecce pada pekan ke-9 Liga Italia 2022-2023. Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpico, Senin (10/10/2022) dini hari WIB tersebut, AS Roma menang dengan skor 2-1. Dybala menderita cedera yang cukup aneh yang didapat setelah mengeksekusi tendangan penalti. Eks pemain Juventus ini terlihat menahan kesakitan sambil memegangi paha kirinya setelah berhasil mencetak gol ke gawang Lecce Dybala pun tertangkap kamera meninggalkan lapangan sambil menangis pada menit 50 usai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya