Pertumbuhan Transaksi Digital, ATM Sepi Peminat?

oleh Arnaz SofianDiterbitkan 12 Oktober 2022, 15:35 WIB
Pertumbuhan Transaksi Digital, ATM Sepi Peminat?
Transaksi keuangan yang biasanya harus mendatangi kantor cabang perlahan-lahan mulai ditinggalkan terlihat dari data Bank Indonesia (BI) nilai transaksi uang elektronik per Agustus 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 43,24 persen year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp 35,5 triliun.
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Transaksi keuangan yang biasanya harus mendatangi kantor cabang perlahan-lahan mulai ditinggalkan. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Menurut data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi uang elektronik per Agustus 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 43,24 persen year on year (yoy). (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Data Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, nilai transaksi uang elektronik year on year (yoy) per Agustus 2022 mencapai Rp 35,5 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Nilai transaksi digital banking meningkat 31,40 persen year on year (yoy) menjadi Rp 4.557,5 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Peningkatan nilai transaksi digital banking sejalan dengan normalisasi mobilitas masyarakat atau lebih tinggi dibandingkan realisasi pada Juli 2022 yang mencapai Rp 4.359,7 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Transaksi perbankan secara digital terus tumbuh pesat selama beberapa tahun terakhir. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Warga melakukan transaksi di mesin ATM kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Peningkatan transaksi perbankan secara digital seiring dengan semakin tingginya angka adopsi teknologi informasi di kalangan masyarakat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya