Manchester City vs MU: Lisandro Martinez Dikritik, Pep Guardiola Pasang Badan

Pemain Manchester United Lisandro Martinez kerap menerima kritik akibat tinggi badannya jelang derby Manchester City vs MU di Liga Inggris. Juru taktik The Citizens Pep Guardiola pun pasang badan. Menurutnya, bek Setan Merah adalah pemain hebat, terlepas dari postur tubuhnya.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 01 Oktober 2022, 18:42 WIB
Lisandro Martinez. Bek tengah Argentina berusia 24 tahun ini baru saja didatangkan Manchester United dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas 2022/2023. MU rela merogoh kocek senilai 57,37 juta euro atau setara Rp846 miliar dan terikat kontrak hingga Juni 2027. Musim ini ia telah tampil dalam seluruh 3 laga awal MU di Liga Inggris. (AFP/Lindsey Parnaby)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Manchester City Pep Guardiola pasang badan untuk bek Manchester United (MULisandro Martinez yang kerap menerima kritik jelang derby antara The Citizens melawan Setan Merah di Stadion Etihad, Minggu (2/10/2022) pukul 20.00 WIB.

Sebagai informasi, Martinez sejatinya merupakan salah satu andalan MU di lini belakang. Pemain berusia 24 tahun itu sudah enam kali dipercaya mentas dalam kompetisi domestik.

Sayangnya, Martinez dianggap kurang tangguh untuk menghadapi Erling Haaland yang kini menjadi mesin pencetak gol bagi Manchester City. Tubuhnya yang mungil membuat penggawa Timnas Argentina dicap bakal kalah duel dari eks pemain Borussia Dortmund.

Pendapat tersebut sempat diutarakan oleh legenda Liverpool Jamie Carragher. Dalam tulisannnya di Daily Telegraph, ia menyatakan Martinez terlalu pendek untuk bermain sebagai bek tengah di kompetisi Liga Inggris.

“Dia (nampak) terlalu pendek untuk bermain sebagai bek tengah di Premier League. Kita bisa lihat ketika MU menghadapi Brentford (di pekan kedua)–betapa sulit baginya (Martinez) jika tim lawan memberi umpan panjang ke area penalti,” ungkap Carragher.

“Tidak ada hal yang bisa dilakukan (untuk mengatasi) kekurangan tinggi badan ketika (seorang pemain) dipaksa untuk melakukan duel udara terus-menerus,” sambung mantan pesepak bola berusia 44 tahun tersebut.

Carragher tak menampik bahwa terdapat sejumlah bek tengah hebat dunia yang memiliki postur tubuh mungil seperti Franco Baresi, Daniel Passarella, dan Bobby Moore. Namun, mereka dinilai sempurna dalam aspek lain, sehingga bisa menutupi kekurangannya.

“Perbedaannya (dengan Martinez) adalah mereka sempurna di tiap aspek (permainan) lain, sehingga dapat mengimbangi kelemahan yang mereka miliki,” pungkasnya.


Tanggapan Guardiola

Lisandro Martinez yang sempat diragukan penampilannya di dua laga sebelumnya, kali ini berhasil mengunci pergerakan pemain Liverpool, Mohamed Salah. (AFP/Paul Ellis)

Menanggapi situasi itu, Pep Guardiola angkat bicara. Ia tak setuju dengan pandangan yang mengesampingkan Lisandro Martinez akibat tinggi badannya. Padahal, manajer berkepala plontos itu menilai sang pemain merupakan bek hebat.

“Erling lebih tinggi (dari Martinez), tentu saja. Anda benar. Namun, saya suka ketika orang-orang mulai merehkan pemain akibat ukuran tubuhnya. (Dengan begini), dia bisa muncul dan berkata bahwa dia adalah pemain yang bagus,” ujar Guardiola, seperti dilansir dari Metro.

Lanjut Baca:

“Ia (Martinez) adalah pesepak bola yang fantastis. Kaki kirinya luar biasa, mentalitasnya bagus, (dia) agresif. Anda bisa lihat sikapnya. Jika United rela membayar (untuk transfer Martinez) dan Erik (ten Hag) sudah mengenalnya selama di Ajax, tak ada keraguan soal dirinya.” “Saya rasa ini bukan kali pertama (Martinez) bermain melawan striker yang lebih tinggi, dia bisa mengatasi itu. Yang terpenting adalah dia harus cerdas dan berani,” sambung juru taktik yang pernah menangani Barcelona tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya