VIDEO: Desakan untuk Lebih Tegas pada Junta Militer Myanmar

Di tengah Sidang Majelis Umum PBB, Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar menyebutkan kondisi di Myanmar makin parah pasca kudeta Februari 2021. Analis menilai ASEAN punya peran penting untuk menyelesaikan masalah di Myanmar. Sementara AS kembali mengisi posisi dubes untuk ASEAN. Selengkapnya dalam liputan VOA berikut.

oleh Yoga NugrahaDiperbarui 26 September 2022, 09:49 WIB

Liputan6.com, Jakarta Di tengah Sidang Majelis Umum PBB, Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar menyebutkan kondisi di Myanmar makin parah pasca kudeta Februari 2021. Analis menilai ASEAN punya peran penting untuk menyelesaikan masalah di Myanmar. Sementara AS kembali mengisi posisi dubes untuk ASEAN. Selengkapnya dalam liputan VOA berikut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya