Liputan6.com, Jakarta Saat timnas Inggris bersiap untuk pertandingan pra-turnamen terakhir, kami membahas lima topik utama, termasuk kebutuhan untuk melepaskan ketergantungan timnas Inggris kepada Harry Kane.
Pelatih Inggris, Gareth Southgate, perlu melakukan evaluasi. Apalagi, setelah kekalahan 0-1 The Three Lions dari Italia di ajang UEFA Nations League, Sabtu (24/9/2022) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat Inggris akhirnya terdegradasi ke Grup B. Hasil itu pula yang membuat banyak fans Inggris meminta Southgate mundur dari posisinya.
Advertisement
Southgate memang berisiko mengalami masalah jika dia memilih pemain berdasarkan reputasi daripada bentuk. Pelatih berusia 52 tahun itu berpendapat bahwa dia benar untuk mempertimbangkan penampilan internasional ketika dia memilih skuad, namun dengan beberapa individu kunci yang berjuang di level klub, akan sangat menarik untuk melihat seberapa jauh rekor loyalitas Southgate sebelum Piala Dunia 2022.
Ada masalah di seluruh daftar pemain yang dilibatkan Southgate. Di bek kiri ada kekhawatiran atas pemain Chelsea, Ben Chilwell, yang baru saja kembali dari cedera lutut serius. Sedangkan Luke Shaw kehilangan tempatnya di Manchester United.
Di lini tengah, Kalvin Phillips, absen dari kamp pelatihan karena masalah bahu, jarang bermain sejak bergabung dengan Manchester City. Penyerang selanjutnya, Mason Mount, sedang mengalami penurunan di Chelsea dan Jarrod Bowen tampil buruk untuk West Ham musim ini. Apakah Bowen benar-benar taruhan yang lebih baik daripada Jadon Sancho?
Lalu, ada Harry Maguire. Bek tengah Man United itu menghadirkan Southgate sebuah teka-teki terbesarnya. Akankah dia mengikuti jejak Erik ten Hag dan menjatuhkannya?
Manchester United jauh lebih solid tanpa Maguire dan tidak ada pembenaran untuk Southgate memulainya jika dia tidak bermain untuk klubnya. Fikayo Tomori bermain setiap minggu untuk Milan, yang memenangkan Serie A musim lalu, dan Eric Dier tampil luar biasa untuk Tottenham.
Masih Linglung dalam Menerapkan Formasi Bermain
Tiga atau empat di belakang?
Awal bencana Inggris untuk kampanye UEFA Nations League dapat menakuti Southgate menjadi lebih pragmatis. Kenangan akan kerusuhan Hungaria di Molineux tetap membara dan tidak mengherankan jika Inggris menggunakan format 3-4-3 ketika mereka melawan Italia walau hasilnya minim, kemudian bertemu Jerman pada Senin (26/9/2022).