Liputan6.com, Jakarta Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan hal mengejutkan dalam wawancara dengan 60 Minutes yang disiarkan pada Minggu (18/9/2022) waktu setempat.
Dilansir dari Deadline, dalam wawancara itu Presiden Amerika Serikat ke-46 ini mengatakan bahwa pandemi Covid-19 sudah berakhir. “The pandemic is over (pandemi covid telah berakhir)” ucapnya.
Advertisement
“We still have a problem with COVID. We’re still doing a lotta work on it… but the pandemic is over. (Kita masih punya masalah dengan virus Covid-19. Kita masih mengusahakan banyak hal untuk menangani virus Covid… tapi pandemi Covid telah berakhir).”
Biden berani mengatakan hal itu karena dia melihat bagaimana masyarakat di sekelilingnya sudah keluar dari kebiasaan-kebiasaan pandemi. Seperti kebiasaan memakai masker misalnya.
Tidak Ada yang Memakai Masker
“If you notice, no one’s wearing masks. Everybody seems to be in pretty good shape (Jika kamu perhatikan, tidak ada yang memakai masker. Semua orang terlihat sudah berada di kondisi yang baik).” lanjutnya.
“And so i think it’s changing. And i think this is a perfect example of it (Dan saya berpikir bahwa ada perubahan mengenai pamdemi itu. Dan saya berpikir ini adalah contoh terbaik dari perubahan itu).”
Meremehkan
Perkataan Joe Biden ini ternyata menuai kontroversi. Banyak yang mengatakan Biden terlalu meremehkan pandemi Covid ini. Hal ini dapat dilihat dari komentar-komentar yang dikirimkan kepada akun Twitter @60Minutes.
“Lie lie lie” ucap akun @avanv**** menyebut semua perkataan Biden kebohongan.
Akun @DecorumMan** menyampaikan data kematian di Amerika karena Covid pada bulan ini, “7.000 Americana died of COVID already this month. This is insane gaslighting nonsense."
“Covid is going to be in life forever and those who fail to realize that are gli to wait a long time for it to be officially “over.” I think what he means is the emergency phase, lockdowns, and mandates are over. Getting Covid is going to be inevitable. That’s how viruses work” ucap akun @329Cjac** yang merasa bahwa maksud dari “berakhir” itu hanya penurunan fase-fase daruratnya saja.
Pemakaman Mendiang Elizabeth II
Wawancara dengan 60 Minutes tersebut dilakukan minggu ini, saat Biden berada di Detroit. Seperti yang kita tahu, saat ini Biden dan para Kepala Negara sedang sibuk berkumpul untuk pemakaman mendiang Ratu Elizabeth II.
Dalam pemakaman itu, beberapa kepala negara yang datang seperti misalnya wakil Presiden China Wang Qishan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga Presiden India Droupadi Murmu.
Lalu, diperkirakan juga banyak artis akan ikut datang ke pemakaman itu. Mereka semua datang untuk memberikan hormat dan belasungkawa.