Imbas Piala Dunia 2022 yang Dinanti Tetangga Qatar

Piala Dunia 2022 tak hanya memberikan pemasukan besar bagi Qatar sebagai tuan rumah, tapi juga dinantikan tetangga seperti Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain.

oleh Yo KavyaDiterbitkan 05 September 2022, 10:00 WIB
Warga berkumpul menyaksikan proyeksi logo resmi Piala Dunia 2022 yang ditampilkan di sebuah gedung di pasar tradisional Souq Waqif, ibu kota Qatar di Doha, Selasa (3/9/2019). Lambang itu juga diluncurkan secara serentak di 24 kota besar lainnya di seluruh dunia. (Photo by - / AFP)

Liputan6.com, Jakarta- Lebih dari satu juta penggemar akan berdatangan menyaksikan langsung Piala Dunia 2022 Qatar. Pada satu sisi jelas merupakan keuntungan bagi tuan rumah Qatar, selain aspek keamanan yang harus diantisipasi.

Namun kedatangan mereka juga menimbulkan satu masalah besar, terutama soal penginapan. Meski sudah berupaya semaksimal mungkindiperkirakan belum mampu menampung supporter.

Terdapat 130.000 kamar yang disediakan oleh hotel, kapal pesiar yang berlabuh di Doha dan lokasi perkemahan. Jumlah yang tidak cukup bagi 1,5 juta penggemar yang diperkirakan akan menyaksikan laga Piala Dunia 2022.

Selain itu, banyak supporter yang tidak mau tinggal di sana. Alasan utamanya adalah akomodasi dan toleransi yang rendah untuk alkohol di Qatar.

UEA, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi akan menjadi tujuan alternatif yang menarik bagi para penggemar, meskipun harga tiket penerbangan sudah melonjak.

Pagelaran Piala Dunia di negara Teluk untuk pertama kalinya juga akan menjadi peluang emas bagi operator tur dan agen perjalanan di seluruh kawasan untuk memaksimalkan pendapatan.

Dari negara-negara tersebut, Dubai yang merupakan ibukota Uni Emirat Arab sudah popular di seluruh dunia. Kota ini akan menjadi yang paling menguntungkan dalam gelaran Piala Dunia nanti.

UEA memiliki lebih dari 180.000 kamar hotel untuk pengunjung, menurut angka terbaru dari laporan pariwisata Statista yang diterbitkan pada bulan November.

Lebih dari 90 penerbangan baru yang akan mendarat setiap hari di Doha, sekitar 40 pernerbangan akan berangkat dari Dubai dengan prosedur imigrasi yang lebih mudah.


Gerbang Utama

Gambar yang dirilis pada 20 November 2019 memperlihatkan Stadion Al Bayt yang menjadi venue Piala Dunia 2022 sedang dalam pembangunan di utara kota Al Khor. Piala Dunia 2022 Qatar rencananya akan dimulai pada 21 November hingga 18 Desember. (Qatar’s Supreme Committee for Delivery and Legacy/AFP)

Dubai akan menjadi "pintu gerbang utama" ke Piala Dunia dengan kemungkinan lebih banyak orang datang melalui kota daripada Qatar, kata Paul Griffiths, kepala eksekutif Bandara Dubai.

“Jumlah kapasitas hotel di Qatar cukup terbatas dan kami memiliki banyak hal untuk ditawarkan di sini,” tambah Griffiths kepada Bloomberg.

Harga hotel untuk UEA tetap kompetitif, tetapi karena permintaan meningkat mendekati Piala Dunia, kemungkinan akan naik.

Perwakilan dari Qatar Airways, Dnata Travel, Etihad, Hilton dan otoritas pariwisata Bahrain mengatakan kepada The National bahwa mereka telah menyaksikan lonjakan minat sejak tiket tahap pertama mulai dijual.

Lanjut Baca:

Arab Saudi dan Oman sama-sama mengadakan festival untuk memikat penggemar dan berencana untuk merampingkan prosedur perjalanan. Otoritas Pariwisata Saudi mengatakan pihaknya mengharapkan untuk menyambut 30.000 pengunjung karena Piala Dunia, dan mereka yang terdaftar untuk kartu penggemar Hayya Qatar dapat mengajukan permohonan visa masuk ganda ke kerajaan. Bahrain memiliki lebih dari 18.000 kamar hotel untuk ditawarkan, sementara Arab Saudi memiliki sekitar 600.000, menurut laporan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya