Liputan6.com, Jakarta Roda nasib Mario Balotelli kembali berputar. Pernah merasakan kemilau di tim-tim elite Eropa, kini Super Mario harus 'terdampar' ke tim asal Swiss, FC Sion.
Dia meninggalkan Liga Turki setelah sebelumnya sempat memperkuat Adana Demirspor. Di tim ini, Balotelli tampil 33 kali dan mencetak 18 gol.
Advertisement
Balotelli hanya bertahan semusim di Demirspor. Dia kembali angkat koper tidak lama setelah bertengkar dengan pelatihnya, Vincenzo Montella di lapangan.
Seperti dilansir dari Football Italia, Balotelli telah bermain dengan banyak klub hingga saat ini. Sejak 2006 lalu, pria yang segera berusia 32 tahun itu memperkuat setidaknya 10 tim yang berbeda, termasuk duo Milan, Liverpool, dan Manchester City.
Balotelli sebenarnya penyerang yang cukup tajam. Masa keemasannya diraih saat memperkuat Inter Milan 2007 hingga 2010. Bersama Nerazzurri, Balotelli mampu merebut tiga gelar Serie A (2007/08, 2008/09, dan 2009/10). Selain itu, Balotelli juga sempat merasakan sat gelar Liga Champions Eropa (2009/10.
Di timnas Italia, Balotelli mengemas 36 caps dan 14 gol. Sayang sikapnya yang ugal-ugalan membuat banyak pelatih yang kesulitan menangani Super Mario. Tingkah lakunya di dalam dan di luar lapangan membuat banyak pelatih kelimpungan. Akibatnya, Balotelli tidak mampu bertahan lama di satu klub.
Dipanggil ke Timnas Italia
Awal tahun lalu, kabar mengejutkan sempat menghampiri Balotelli. Namanya kembali dipanggil memperkuat timnas Italia setelah sempat terpinggirkan sejak 2018. Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini saat itu memanggil Balotelli ke dalam skuat untuk laga persahabatan pada 26 dan 27 Januari 2022.
Saat itu, Balotelli sangat senang menyambut pemanggilan tersebut.
"Saya baik dan suasana hati saya juga sedang bagus," ujar Balotelli seperti dilansir Football Italia. "Di usia 31 tahun, masih normal seorang pemain untuk bermain di tim nasionalnya. Ini tidak aneh sama sekali."
Balotelli sendiri terakhir kali membela timnas Italia pada September 2018. Ia tampil di pentas UEFA Nations League.
Penuh Kontroversi
Selama ini, sepak terjang Balotelli di lapangan hijau memang penuh kontroversi. Selain kerap bertengkar dengan pelatih, Balotelli bahkan tidak jarang berbuat ulah yang membuat manejemen kesal.