Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati yakin World Superbike (WSBK) 2022 Mandalika 2022 mampu menciptakan efek domino besar saat gelaran berlangsung 11-13 November mendatang.
Mulai dari perputaran ekonomi, penyerapan tenaga kerja, hingga meningkatkan country branding dalam upaya mengenalkan nama Indonesia, dan khususnya Mandalika, di mata dunia sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik.
Advertisement
“Event WSBK diharapkan mampu menjadi pemantik kebangkitan pariwisata mulai dari sektor penyewaan jasa transportasi, sektor akomodasi, UMKM lokal di sekitar area The Mandalika serta memberikan multiplier effect yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat setempat dari penyelenggaraan event WSBK ini,” ungkapnya pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/8/2022).
Ari turut mengajak pecinta balap Indonesia untuk menyaksikan secara langsung ajang WSBK Mandalika. Sebab, event nanti tidak sekedar balapan saja, namun diharapkan dapat mewujudkan The Mandalika sebagai sport tourism destination berkelas dunia.
“Kami siap menyambut masyarakat Indonesia maupun pecinta balap di Indonesia untuk datang ke The Mandalika. Bukan hanya untuk menonton langsung WSBK di sirkuit, tapi juga untuk menikmati keindahan alam The Mandalika dan experience spot-spot pariwisata terbaik di kawasan ini,” tambah Ari.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka memastikan ajang WSBK Mandalika berjalan aman dan lancar, serta memberikan dampak yang positif bagi ekonomi di NusaTenggara Barat.
“Dengan dukungan stakeholders terkait, kami optimis persiapan danpelaksanaan event WSBK November mendatang akan bejalan lancar, aman dan memberikanhasil yang baik bagi ekonomi serta pariwisata di Nusa Tenggara Barat,” kata Troy.
Injourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung mengapresiasi ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dalam menyiapkan perhelatan World Superbike musim 2022. Hal ini sejalan dengan peran Injourney dalam rangka mengakselerasi pemulihan pariwisata Indonesia akibat dampak pandemi Covid-19. Salah satu upayanya yaitu pengembangan 5 DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas), di mana Mandalika adalah salah satunya.