Jadwal MotoGP Austria: Francesco Bagnaia Kembali Melesat?

Pembalap satelit Ducati, Enea Bastianini sangat menyukai balapan di MotoGP Austria.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 19 Agustus 2022, 12:30 WIB
Sementara itu, pemuncak klasemen sementara MotoGP, Fabio Quartararo dua kali terjatuh. Pembalap asal Prancis itu sempat terlihat kesakitan sebelum kembali ke garasi Yamaha. (AP/Peter Dejong)

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnia tampil memukau di MotoGP Inggris akhir pekan lalu. Bagnia menambah sengit persaingan di papan klasemen setelah kembali memenangkan seri tersebut.

Sebelumnya, Bagnaia berhasil meraih podium pertama di MotoGP Belanda, Juni 2022. Dua kemenangan beruntun sekaligus mendongkrak posisi pembalap Italia itu ke tempat ketiga dengan 131 poin. 

Bagnaia yang memulai musim kurang baik kini perlahan-lahan terus pangkas jarak dengan Fabio Quartararo. Kini, pembalap asal Italia itu hanya terpaut 49 poin dari pembalap Yamaha tersebut.

Memang jarak itu masih jauh. Namun konsistensi Bagnaia bisa jadi harapan jelang balapan berikutnya di MotoGP Austria. Balapan ini menjadi seri ke-13 setelah balapan di Inggris.

MotoGP Austria digelar di sirkuit Red Bull Ring, Minggu (21/8/2022). Ini bisa memberi keuntungan tersendiri bagi Bagnaia dan para pembalap dari tim satelit seperti  Gresini Racing Team. 

Enea Bastianini salah satunya. Seperti dilansir dari Autosan, Bastianini sangat menyukai Red Bull Ring. Meski tahun lalu tidak mampu berbuat banyak bersama Ducati, dia tetap senang balapan di sana.

"Red Bull Ring tidak diragukan lagi adalah sirkuit yang saya sukai dan di mana saya berhasil melakukannya dengan baik di masa lalu, terutama di kategori yang lebih rendah," kata Enea Bastianini mengacu pada performa yang diperlihatkannya saat tampil di kelas Moto2 dan Moto3 sebelumnya.

"Tahun lalu bersama Ducati saya tidak terlalu beruntung saat lomba, tapi kami juga sangat kompetitif sepanjang akhir pekan dan itu menjadi pertanda baik. Tujuannya adalah untuk melanjutkan jalan yang sama seperti di Silverstone dan terus berada di posisi teratas," ujar Bastianini menambahkan.

 


Mulai dari Awal

Fabio Di Giannantonio merupakan pembalap rookie di tim Gresini Racing MotoGP. Pebalap Italia itu sukses menggasak 4 podium dengan 1 kemenangan di Jerez. (AFP/Karim Jaafar)

Sementara itu, pembalap Gresini lainnya, Fabio Di Giannantonio, menganggap Red Bull Ring sebagai sirkuit yang sangat menantang. Apalagi dia belum juga mampu merebut hasil yang baik di sana.

Kembali ke Red Bull Ring tahun ini menurutnya seperti memulai dari awal. "Red Bull Ring selalu jadi sirkuit menantang bagi saya dan sejauh ini saya belum bisa mendapatkan hasil terbaik di sana, jadi saya pikir waktunya telah tiba untuk mengubah banyak hal," kata pembalap Italia tersebut.

Lanjut Baca:

Di Giannantonio bertolak ke Austria dengan modal yang tidak menjanjikan dari seri sebelumnya. Di Silverstone, pembalap berusia 23 tahun itu tidak mampu berbuat banyak. "Kami ingin menebusnya. Kami harus mulai dari awal, memulihkan sensasi yang hilang, mencetak poin, dan kembali ke level performa di paruh pertama musim ini,” katanya menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya