Liputan6.com, Jakarta - Tak sampai empat bulan lagi, Piala Dunia Qatar akan berlangsung. Turnamen edisi ke-22 ini rencananya bergulir pada 21 November hingga 18 desember.
Piala Dunia 2022 Qatar terbilang cukup spesial, mengingat waktu pelaksanaanya yang tidak biasa. Pada Piala Dunia sebelumnya, ajang ini selalu bergulir pada musim panas, atau periode Juni-Juli.
Advertisement
Namun, mengingat suhu udara di Qatar yang sangat panas pada Juni hingga Juli, alhasil, turnamen paling bergensi ini digelar pada periode November-Desember.
Pada periode itu, suhu udara di salah satu bagian Jazirah Arab ini biasanya antara 21 hingga 25 derajat celcius.
Jelang Piala Dunia 2022 bergulir, Pemerintah Qatar terus bersolek untuk menyukseskan gelaran ini. Mulai dari lalu lintas, penginapan dan yang terpenting yakni stadion.
Untuk menggelar seluruh pertandingan Piala Dunia 2022, pemerintah Qatar telah menyiapkan delapan stadion. Salah satunya adalah Stadion Ahmad bin Ali.
Stadion ini terletak di Kota Al Rayyan dekat dengan kota Doha. Berstatus markas Al Rayyan SC, stadion ini dibangun pada 2003 dan direnovasi mulai 2022 guna menyambut Piala Dunia 2022.
Ahmad bin Ali Stadium didesain oleh Pattern Design dan Ramboll yang bentuknya terinspirasi bukit pasir serta arsitektur Islam. Dibalut layar multimedia yang bersinar dan berubah warna, stadion juga diselimuti layar logam yang menggambarkan pola dan motif umum di seluruh arsitektur Qatar.
Tepi Gurun
Melansir Qatar2022, Stadion ini menawarkan perjalanan menuju lanskap gurun yang indah. Pintu gerbang stadion mengarah ke padang pasir.
Stadion Ahmad Bin Ali dikenal karena kecintaan warga sekitar pada tradisi dan budaya lokal, serta tim sepak bolanya yang sangat populer, Al Rayyan. Stadion ini menggabungkan simbol budaya Qatar ke dalam fasad bergelombangnya yang spektakuler.
Fasilitas di sekitar stadion juga mencerminkan negara Qatar, dengan struktur berbentuk bukit pasir yang mengingatkan pada tanah liar yang indah di barat.
Menyambut penggemar sepak bola dari seluruh dunia dengan tangan terbuka, stadion ini ingin menunjukkan kepada tamu tentang kekayaan budaya Qatar.