Liputan6.com, Jakarta Penampilan grup band The Ayayay saat membawakan tiga lagu di Padepokan Karya, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2022) diapresiasi oleh Kurator Kurasi Musik.
The Ayayay membawakan tiga lagu, yaitu Melaju di Kecepatan Tinggi, Jakarta Rock City, dan Imaginary World di hadapan para kurator musik, salah satunya adalah Seno M Hardjo.
Advertisement
Seno M Hardjo adalah sosok musisi dan produser musik berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karya musik para musisi Indonesia yang diproduserinya. Beberapa musisi pernah bekerja sama dengannya antara lain Hedi Yunus, Dian Pramana Poetra, Malyda, dan lain-lain. Seno juga merupakan mantan BOD Yayasan Anugerah Musik Indonesia.
Seno juga pernah berkarir sebagai penyair yang mempublikasikan karyanya di berbagai surat kabar dan terangkum dalam sejumlah antologi puisi, di antaranya Dari Negeri Poci. Dalam Pesta Olahraga Difabel Asia 2018, Seno M Hardjo dilibatkan sebagai salah satu komposer untuk acara pembukaan.
"Saya merasa lega. Ternyata di Indonesia ada band baru dengan energi yang meledak-ledak, yaitu The Ayayay. Penampilan The Ayayay mampu memberikan semangat kepada para penonton yang menyaksikannya. Saya menyambut baik kehadiran The Ayayay. Nama bandnya juga unik dan sudah menjual,” kata Seno M Hardjo usai melihat penampilan The Ayayay.
Tak Asing
Selain Seno, ada nama Ully Dalimunthe yang juga tampil sebagai kurator. Dalam industri musik tanah air, nama Ully Dalimunthe sudah tak asing lagi. Selain pernah mendirikan sejumlah band, sosoknya juga sangat penting dalam kesuksesan band atau musisi ternama. Dia pernah menjadi produser Naff, Seventeen, Dewi Sandra, dan lainnya.
"The Ayayay mampu menyatukan berbagai warna. Dan, hal terpenting adalah The Ayayay mampu menjadi diri sendiri,” jelas Ully Dalimunthe.
Kurasi Musik
Kurasi Musik yang berjalan sejak 2020 didirikan oleh empat founder yaitu Ully Dalimunthe, Bugi Putranto, Salman Aristo, dan Muhammad Safir.
Kurasi Musik, kata Ully Dalimunthe, mulai berjalan sejak mendengar cerita dari pihak Production House (PH) film, sinetron, musik dan perusahaan rekaman yang merasa kesulitan mendapatkan talent-talent baru.