Liputan6.com, Jakarta Luis Suarez membulatkan tekadnya untuk pulang kampung. Setelah 16 tahun bertualang di Eropa, pemain asal Uruguay itu memilih memperkuat klub masa kecilnya, Nacional.
Bukan tanpa alasan Suarez memilih langkah ini. Sebaliknya, dia rela meninggalkan ingar-bingar sepak bola Benua Biru demi mendapat jam bermain yang dibutuhkannya agar bisa tampil membela timnas Uruguay di Piala Dunia Qatar 2022.
Advertisement
Suarez pulang bersama istri dan anak-anaknya. Mereka terbang menggunakan jet pribadi yang dipinjamkan Lionel Messi. Pemain asal Argentina yang dijuluki La Pulga itu sangat mendukung langkah Suarez kembali ke negaranya.
Seperti dilansir dari AS, pilihan Suarez terbilang tepat. Sebab kepulangannya disambut hangat para pendukung Nacional. Mereka tidak hanya menunggu Suarez dan keluarga di bandara. Sebagian warga yang berada di tepi jalan ikut melambaikan tangan ke arah mobil Suarez saat melintas.
"Banyak orang berspekulasi kalau Nacional adalah pilihan terakhirku. Tapi ketika Anda mendapatkan begit banyak luapan kasih sayang dan ingin kembali ke asal Anda, saya harus kembali," ujar Suarez dalam wawancara ekslusif pertama dengan stasiun televisi Uruguay, Channel 10.
"Melihat banyak orang dan anak-anak berteriak kepadamu di tepi jalan. 'Terima kasih sudah kembali'. Itu menggetarkan Anda dan ini adalah respons kalau keputusan saya tepat."
Suarez pertama kali memperkuat Nacional pada tahun 2005 lalu. Pemain berusia 35 tahun itu naik kasta ke tim utama setelah tampil gemilang bersama tim usia muda sejak 2001.
Namun masa bakti Suarez bersama Nacional tidak berlangsung lama. Setelah semusim, dia memutuskan pindah ke klub Groningen yang menjadi jembatan ke pentas Eropa.
Bersinar Terang
Kariernya semakin bersinar saat direkrut Ajax Amsterdam tahun 2007. Bersama Ajax, Suarez memenangkan trofi Eredivisie dan KNVB Cup masing-masing sekali.
Dia juga pernah dinobatkan sebagai Ajax Player of the Year pada 2008-09. Dia juga memenangkan Dutch Footballer of the Year pada tahun berikutnya.
Suarez kemudian pindah ke Liverpool dan menetap selama tiga setengah musim. Usai mengantar The Reds memenangkan trofi Piala Liga Inggris, Suarez kemudian pindah ke Barcelona pada tahun 2014 hingga 2020.