Liputan6.com, Jakarta- Liverpool menelan kekalahan kala menghadapi FC Salzburg dalam laga uji coba pramusim. Bertanding di Red Bull Arena, Kamis (28/7/2022) dini hari WIB, Liverpool tumbang 0-1.
Gol kemenangan Salzburg dicetak Benjamin Sesko paa menit ke-31. Kebetulan, pemain 19 tahun tersebut merupakan incaran dari Manchester United.
Advertisement
Seperti biasa, Klopp mengutak-atik pemain 11 pertama. Darwin Nunez, Fabio Carvalho dan Harvey Elliott berada di depan.
Kemudian Curtis Jones, Naby Keita, dan Isaac Mabaya menopang dari lini tengah. Lalu Stefan Bacjetic, Ibrahima Konate, Joe Gomez, dan James Milner melindungi Adrian di bawah mistar gawang.
Sayangnya, para pemain pilihan pertama ini gagal membuat keunggulan. Jusru sebaliknya Benjamin Sesko membuat Liverpool tertinggal setelah mencetak gol menit ke-31. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Usai turun minum, Klopp menarik keluar Nunez, Keita, dan Milner. Dia menggantinya dengan Roberto Firmino Tyler Morton, dan Andy Robertson.
Setelah satu jam pertandingan, Klopp memainkan nama-nama utama seperti Mohamed Salah, Joel Matip, Virgil van Dijk, Fabinho, Thiago Alcantara, Luis Diaz, Jordan Henderson, dan Trent Alexander-Arnold.
Namun, hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 1-0 untuk Salzburg tetap bertahan.
Ini jadi kekalahan kedua Liverpool dalam rangkaian laga pramusim. Sebelumnya The Reds takluk 0-4 dari Manchester United. Mereka meraih dua kemenangan yakni atas Crytal Palace dan RB Leipzig.
Gol Tunggal Bidikan MU
Sesko telah dikaitkan dengan kepindahan ke MU pada musim panas ini, seperti diklaim jurnalis Italia Fabrizio Romano. Namun, saat ini baru dalam tahap pemantauan dan belum ada kemajuan sejauh ini.
Sesko mencetak 10 gol dan membuat tujuh assist dalam 36 pertandingan untuk Red Bull Salzburg di seluruh kompetisi musim lalu. Usai golnya ke gawang Liverpool, para fans MU turun ke Twitter untuk memuji Sesko.
Usai penampilan gemilang melawan Liverpol. para fans MU pun mendesak manajemen untuk segera mengontraknya.
Klopp Frustrasi
Kekalahan dari Salzburg telah membuat manajer Liverpool, Juergen Klopp frustrasi. Dia mengungkapkan bahwa ia tidak melihat pertandingan terebut sebagai laga 'persahabatan'.