Liputan6.com, Jakarta Memasuki semester kedua 2022, sejumlah ajang penghargaan bergengsi menggeliat. Salah satunya Festival Film Cannes 2022 yang menganugerahkan Palme D'Or untuk Triangle Of Sadness karya sineas Ruben Ostlund.
Sejumlah film yang berlaga di Cannes diprediksi melenggang ke Oscar 2023 dan berpeluang menang Piala Oscar. Film-film ini telah tiba di Indonesia dan bisa diakses secara legal via platform streaming KlikFilm.
Advertisement
“Ini pencapaian luar biasa dari sisi konten buat kami karena dipercaya menghadirkan film-film yang bersaing di ajang pernghargaan kasta tertinggi. Kami berkomitmen memberi hiburan terbaik buat pencinta film,” kata Direktur KlikFilm, Frederica, saat dihubungi Showbiz Liputan6.com, Sabtu (23/7/2022).
Frederica lantas mencontohkan Tori And Lokita yang mengantar sutradara Jean-Pierre Dardenne dan Luc Dardenne meraih 75th Anniversary Prize di Festival Film Cannes 2022. Selain Tori and Lokita, ada 6 film lain yang sayang jika dilewatkan. Apa saja?
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. Close
Lewat Close, sineas Lukas Dhont meraih Grand Prize di Festival Film Cannes 2022. Mengusung tema persahabatan dan tanggung jawab, Close dibintangi Eden Dambrine, Gustav de Waele, Emilie Dequenne, dan Léa Drucker.
Di Festival Film Sydney, Close menjadi Film Terbaik. Ia digambarkan sebagai film dengan sinematografi sempurna dengan hasil akhir terasa lembut, mengharukan, sekaligus bertenaga.
2. EO
EO adalah keledai abu-abu dengan mata melankolis yang telah bertemu dengan orang baik maupun jahat sepanjang hidupnya. Ia memandang dunia sebagai tempat misterius.
Dengan tema dan sudut pandang unik, EO sukses memenangkan hati juri Festival Film Cannes. Ia diganjar Komposer Terbaik untuk bidang soundtrack. Sementara sutradara Jerzy Skolimowski membawa pulang Jury Prize.
3. Boy From Heaven
Dikenal lewat film thriller berlatar Kairo The Nile Hilton Incident, sutradara Tarik Saleh yang visioner kembali lewat mahakarya Boy from Heaven, yang berlaga di Festival Film Cannes ke-75.