Liputan6.com, Jakarta Borneo FC bakal menyambangi markas Arema FC pada babak final Piala Presiden 2022. Laga leg pertama ini berlangsung di markas Singo Edan, Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022).
Pertarungan sengit ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini juga akan disiarkan disiarkan langsung oleh Indosiar dan live streaming di Vidio.
Advertisement
Arema FC lolos usai menyingkirkan PSIS Semarang dengan skor agregat 4-1 di babak semifinal. Sementara Borneo FC melaju ke partai final setelah menghancurkan PSS Sleman dengan agregat 6-0.
Bermain di depan publik sendiri, Singo Edan tentu tidak ingin tampil melempem. Dukungan penuh Aremania telah terbukti memberi kekuatan bagi tim asal Kota Apel tersebut. Meski tidak terlalu meyakinkan sepanjang babak penyisihan, Arema seakan bertambah panas mendekati fase akhir.
Meski demikian, Borneo FC bukan tim sembarangan. Pesut Etam sudah menggila sejak fase penyisihan.
Di fase grup, Borneo FC meraih tiga kemenangan dan sekali imbang. Menumbangkan Madura United 1-0, menang 2-1 atas Persija Jakarta, dan 3-0 atas RANS Nusantara FC.
Satu-satunya hasil imbang didapat ketika menghadapi Barito Putera dengan skor tanpa gol, alias 0-0.
Borneo FC lolos ke perempat final sebagai juara Grup B. Mereka berhasil menyingkirkan PSM Makassar 2-1 dan lolos ke semifinal. Keganasan Borneo FC berlanjut. PSS Sleman menjadi korbannya. Borneo FC menang 2-0 di Stadion Maguwoharjo, pada leg pertama dan menang 4-0 di Stadion Segiri pada leg kedua.
Arema FC Siap Tempur
Pelatih Arema, Eduardo Almeida, memastikan semua pemain dalam kondisi siap tempur untuk partai puncak ini. Dia sudah menyiapkan strategi untuk meredam ledakan Borneo FC di Kanjuruhan.
"Ini adalah laga sulit menghadapi tim bagus di babak final. Kuncinya kami harus memberikan yang terbaik," katanya.
"Semua pemain siap untuk memberikan yang terbaik dan memberikan kemenangan. Soal mental kembali ke pemain, tetapi yang jelas sebagai pelatih saya paham pemain akan memberikan yang terbaik," ujar Eduardo.
Lebih lanjut, Pelatih asal Portugal itu mengakui , secara kualitas Pesut Etam bukanlah lawan yang mudah dikalahkan.