Liputan6.com, Jakarta Lisandro Martinez tinggal selangkah lagi bergabung dengan Manchester United. Ajax Amsterdam kabarnya telah sepakat melepas pemain itu setelah MU mengajukan harga 46 juta poundsterling atau Rp 819 M.
Dalam beberapa hari kedepan, Martinez sudah dipersiapkan untuk tes medis serta diperkirakan akan menyusul skuat Setan Merah dalam tur pramusim mereka, seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (14/7/2022)
Advertisement
Sebelumnya Ajax sudah menolak beberapa kali penawaran dari MU mulai dari 38 juta poundsterling sampai nilai 42,5 poundsterling ditambahkan klausul tambah juga ditolak hingga angka 46 juta pounds yang disetujui kedua belah pihak.
Manajer MU Erik ten Hag memang sangat menginginkan jasa Lisandro Martinez. Ahli taktik asal Belanda itu bek timnas Belanda itu menjadi bagian skuadnya di musim depan. Dia memang menginginkan mantan anak asuhnya di Ajax itu setelah mendatangkan Tyrell Malacia dari Feyenoord.
Ten Hag menjadikan Martinez sebagai solusi rapuhnya pertahanan Setan Merah di musim lalu. Musim lalu, totoal jumlah 57 gol yang masuk ke gawang The Red Devils di Premier League 2021/2022 ini menjadi jumlah kebobolan paling banyak Setan Merah di kancah liga sejak musim 1978/1979, yakni dengan kebobolan 63 gol.
Parahnya lagi, jumlah 57 gol yang masuk ke gawang Man United di musim ini lebih banyak dari Burnley, yang kebobolan 53 gol saja dan harus terdegradasi.
Martinez memang tidak memiliki tinggi cukup menjulang bagi seoarang pemain bertahan. Tapi, dengan gaya permainan yang agresif dan tanpa kenal kompromi, membuat Ten Hag yakin kalau Martinez dapat sukses jika bermain di Liga Inggris.
Lantas siapa Martinez yang membuat MU harus mengeluarkan hampir Rp 1 triliun untuk mendapatkan jasanya musim depan. Berikut rangkumannya.
Dari mana Lisandro Martinez Berasal?
Lisandro Martinez lahir di sebuah kota Argentina bernama Gualeguay. Martinez bermain pertama kali bersama Newell's Old Boys, klub yang juga membesarkan nama seorang Lionel Messi. Martinez mengidolakan mantan pemain MU, Gabriel Heinze.
Mungkin karena terinsiprasi dengan sang idola, Heinze tipe permainan dari Martinez juga hampir serupa. Dia memiliki kemampuan sebagai pemain bertahan ataupun menjadi bek kiri sama baiknya sama dengan Heinze saat bermain di MU ataupun Real Madrid.