Satgas PMK Laporkan 396.655 Sapi Telah Divaksinasi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melaporkan sebanyak 396.655 sapi ternak telah divaksinasi hingga Sabtu pukul 12.00 WIB.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 09 Juli 2022, 22:19 WIB
Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor saat melakukan penyuntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kandang sapi perah milik warga di Situ Udik, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6/2022) (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melaporkan sebanyak 396.655 sapi ternak telah divaksinasi hingga Sabtu pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan laporan Satgas, belum ada hewan ternak selain sapi yang mendapatkan suntikan vaksinasi.

Padahal, penularan PMK sudah terjadi di 21 provinsi dan menular di 223 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sebanyak 327.968 hewan ternak pun telah dinyatakan sakit dengan rincian PMK menulari 318.402 sapi, 6.243 kerbau, 1.124 domba, 2.168 kambing dan 31 babi.

Sedangkan jumlah hewan ternak yang belum sembuh mencapai 219.425 ekor dan kematian sudah 2.017 kasus.

Seperti dilansir Antara, Satgas turut melaporkan hingga hari ini, hewan ternak yang telah dipotong sebanyak 4.198 ekor.

Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi hewan ternak belum sembuh terbanyak serta provinsi dengan kasus kematian terbanyak. Sedangkan kesembuhan terbanyak terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembatasan

Satgas PMK mengatakan untuk dapat melindungi hewan ternak dari penularan virus, pemerintah kini sedang melakukan pembatasan gerak hewan ternak, pengawasan lalu lintas perdagangan dan melaksanakan pelacakan surveilans.

Hal lain yang dilakukan adalah melarang pemasukan ternak dari daerah lain, melakukan karantina ketat bagi hewan yang sakit, meningkatkan manajemen pemeliharaan dan sanitasi yang baik, rajin menyemprotkan disinfektan di kandang dan lingkungan sekitar secara berkala.

Infografis Vaksinasi PMK Hewan Ternak Digencarkan Jelang Idul Adha. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya