Hujan Sepekan, Pantai Kuta Kotor

Berbagai jenis sampah termasuk bangkai ikan lemuru kini berserakan di Pantai Kuta dan sekitarnya. Pengunjung bertambah sepi. Nasib pedagang dan pekerja di sana makin terpuruk.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Februari 2003, 05:08 WIB
Liputan6.com, Denpasar: Hujan dan tiupan angin kencang selama sepekan terakhir Februari ini membuat Pantai Kuta, Bali, kotor. Berbagai jenis sampah mulai dari plastik sampai bangkai ikan lemuru berserakan di sana. Bahkan, benda-benda tersebut juga memenuhi beberapa tempat di Legian, Seminyak, Canggu, hingga Jimbaran. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, Denpasar serta pengelola pantai dan pedagang di sekitar lokasi wisata tersebut kini bergotong royong tiga kali sehari membersihkan sampah. Termasuk mengubur bangkai-bangkai ikan yang menimbulkan bau amis. Demikian pemantauan SCTV di Denpasar, baru-baru ini.

Keadaan ini terang saja membuat Pantai Kuta dan pantai lain di sekitarnya bertambah sepi pengunjung. Otomatis, penghasilan para pengais rezeki di sana seperti tukang pijat dan pemilin rambut pun berkurang. Nasib mereka tampaknya semakin terpuruk saja sejak ledakan bom di Kuta, 12 Oktober 2002 yang menyebabkan banyak wisatawan takut datang ke Pulau Dewata.

Pantai Kuta bukannya baru-baru ini saja tak terawat. SCTV mencatat, dua tahun silam, keadaan pantai terkenal ini juga sudah menyedihkan akibat sampah yang hanyut dari Pantai Timur Pulau Jawa dan terbawa arus ombak ke arah timur [baca: Pantai Kuta Dipenuhi Sampah].(MTA/Adhar Hakim)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya