Liputan6.com, Jakarta - Gus Miftah sempat menyampaikan bahwa beberapa influencer Tanah Air mendapatkan undangan untuk naik Haji. Oleh karena itu, Gus Miftah berencana untuk membawa beberapa artis dengan follower terbanyak untuk ikut menunaikan ibadah haji.
Beberapa nama yang akan diboyong ke Tanah Suci di antaranya Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, dan Rizky Billar. Akan tetapi, Gus Miftah menyampaikan bahwa Deddy Corbuzier tak jadi menunaikan ibadah haji.
Advertisement
Gus Miftah menyebut alasan dari sahabatnya itu yang tak jadi berangkat haji. Kala itu Deddy rupanya memang belum berkenan karena sibuk urus pernikahan dan belum siap secara psikologis.
"Jadi kita klarifikasi ya, Mas Deddy dari awal beliau nggak berkenan karena waktu itu masih sibuk urus pernikahan dan lain-lain. Dan, secara psikologis beliau belum siap," ungkap Gus Miftah, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Jadwal Padat
Selain Deddy Corbuzier, dua nama lain yakni Raffi Ahmad dan Rizky Billar pun juga batal pergi haji karena harus mengatur jadwal. Oleh karena itu, Gus Miftah pun tak mempermasalahkan karena ibadah haji bukan untuk orang yang mampu, melainkan untuk orang yang terpanggil.
"Kemudian, si Rizky dan Raffi. Raffi dari awal sudah bilang, pas visa turun Raffi bilang, 'Bro gue nggak bisa nih berangkat karena gue harus atur jadwal.' Demikian juga Rizky Billar, dia tanggal 12 harus syuting iklan," ujarnya.
"Terus apalagi isunya visa belum kelar semua. Makanya waktu itu, kalau saya kan gini, haji itu kan panggilan. Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi Allah memanggil orang yang terpanggil," lanjutnya.
Alasan Deddy Corbuzier
Sementara itu, untuk Deddy Corbuzier sendiri Gus Miftah memahami tentang sikap idealisnya karena menurutnya Deddy tak ingin ibadahnya disponsori atau dibayar orang lain. Apa lagi Gus Miftah paham bahwa sahabatnya itu adalah orang yang perfeksionis dan tak mau urusan ibadah dilakukan setengah-setengah.