Liputan6.com, Jakarta Kabar kedekatan Frenkie de Jong dengan raksasa Liga Inggris Manchester United (MU) kian ramai dibicarakan di bursa transfer musim panas tahun ini. Sang pemain Belanda bahkan dilaporkan mulai mengemasi barang-barangnya di Barcelona.
Seperti diketahui, Frenkie de Jong merupakan target incaran Setan Merah sejak kedatangan Erik ten Hag di Old Trafford. Eks pelatih Ajax Amsterdam itu ingin memboyong mantan anak asuhnya untuk memperkuat skuad MU jelang kompetisi musim depan.
Advertisement
Rayuan Ten Hag rupanya tak mempan untuk menggoyahkan De Jong. Pemain berusia 25 tahun ini sempat menegaskan niatnya untuk bertahan di Barcelona. Namun, krisis finansial yang dialami sang raksasa Catalan membuat Blaugrana ingin melepas De Jong.
Laporan Mirror mengeklaim sang pemain telah mengosongkan lokernya di tempat latihan Barcelona. Kondisi tersebut seolah mengisyaratkan Manchester United (MU) dan Barca telah mendekati kata sepakat terkait transfer Frenkie de Jong.
Adapun Barcelona kabarnya bakal menerima 80 juta euro atau setara dengan kurang lebih Rp1,2 triliun rupiah sebagai mahar kepergian pemain bintangnya. Angka ini hampir serupa dengan biaya yang dikeluarkan raksasa La Liga kala merekrut De Jong dari Ajax pada 2019.
Sejumlah klub sejatinya juga dikabarkan tertarik menyewa jasa De Jong. Akan tetapi, Setan Merah diyakini merupakan satu-satunya klub yang telah melakukan kontak resmi dengan Blaugrana terkait transfer peman internasional Belanda.
Frenkie de Jong di Barcelona
De Jong merupakan salah satu pemain krusial dalam skuad Barcelona sepanjang musim 2021/2022. Ia memberi kontribusi empat gol dan lima assist dari total 46 penampilan bersama klubnya di semua kompetisi.
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez juga nampaknya tak ingin berpisah begitu saja dengan Frenkie de Jong. Juru taktik asal Spanyol itu pernah menyebut sang pemain sebagai sosok penting sekaligus starter reguler dalam skuad asuhannya di Camp Nou.
“Saya sudah bilang berkali-kali bahwa Frenkie de Jong sangat penting. Dia selalu menjadi starter (dalam tim asuhan) saya. Bagi saya dia (adalah pemain) fundamental,” kata Xavi.