Pisah dengan KTM, Miguel Oliveira Berikan Pesan Haru

Pembalap yang berusia 27 tahun, Miguel Oliveira akan meninggalkan KTM Red Bull menyusul berita Jack Miller akan mengambil alih posisinya di KTM Red Bull. Melihat hal tersebut, Miguel Oliveira memberikan pesan haru yang mengatakan bahwa KTM selalu mendapatkan tempat di hatinya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 18 Juni 2022, 09:00 WIB
Miguel Oliveira mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama yang menjuarai ajang balap MotoGP di Sirkuit Jalan Raya Mandalika, Lombok, Indonesia. Mengawali balapan posisi ke-7, pembalap tim pabrikan KTM ini mampu melesat jadi yang terdepan di basahnya aspal Mandalika. (AFP/Bay Ismoyo)

Liputan6.com, Jakarta Pemenang MotoGP Mandalika, Miguel Oliveira akan menyelesaikan kontraknya dengan KTM pada akhir musim 2022 menyusul berita bahwa Jack Miller akan mengambil alih kursi tim pada tahun 2023. 

Pembalap berusia 27 tahun itu segera mengesampingkan prospek itu dan akan memulai babak baru dalam karir MotoGP-nya dengan tim lain. 

“Ini masih harus diputuskan sepenuhnya. Saya belum menandatangani kontrak dengan tim mana pun. Tapi saya yakin masa depan saya tentu saja masih akan ada di sini di MotoGP,” tutur Oliveira dilansir dari Crash.net. 

“Saya merasa sangat bersyukur telah bersama KTM selama bertahun-tahun, saya berharap yang terbaik untuk Jack dan saya pikir KTM akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya.” 

Lebih lanjut, pembalap berkebangsaan Portugal itu menjelaskan bahwa dia ingin tim KTM mendapatkan yang terbaik meski harus terpisah dengan pabrikan tersebut. 

“Saya benar-benar menginginkan yang terbaik untuk proyek ini dan meskipun, jika jalan kami akan terpecah di akhir musim, saya masih ingin melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk tim dan saya sendiri dan meninggalkan KTM dengan harapan beberapa podium atau kemenangan lagi.”


Mempertahankannya

Kemenangan Miguel Oliveira ini merupakan yang kedua kalinya diraih saat berlaga di sirkuit debutan. Sirkuit debutan pertama yang ia taklukkan adalah Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, pada 2020 lalu. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Pada kesempatan yang sama, Oliveira menjelaskan bahwa KTM sudah melakukan segala upaya untuk mempertahankannya di Tech3. Namun, pembalap berusia 27 tahun ini memilih untuk meninggalkannya.

Dia juga menambahkan bahwa KTM merupakan tempat di mana dia bisa memberikan kontribusi terbaik yang ia miliki.

“Saya juga perlu menjelaskan bahwa KTM benar-benar melakukan segala upaya yang mereka bisa untuk mempertahankan saya di Tech3. Tapi itu adalah sesuatu yang saya ungkapkan tidak saya inginkan.”

“Saya benar-benar ingin terlibat dalam proyek ini selama beberapa tahun lagi dan membawa motor ke level lain, karena ada begitu banyak potensi yang belum tercapai.”

“Tetapi keluar seperti ini, itu berarti bahwa peluang baru terbuka bagi saya dan secara pribadi cukup menyenangkan untuk duduk bersama pabrikan lain dan benar-benar mendengarkan perspektif mereka, karena saya belum pernah mendengar pendapat mereka tentang saya. Itu cukup bagus.”

Lanjut Baca:

Sebagai informasi, Oliveira telah menjadi pembalap KTM sejak bergabung dengan kelas utama pada 2019. Awalnya dia bermain di Tech3 dan berhasil mengukir sejarah untuk tim Prancis dengan kemenangan di Austria dan Portimao pada musim berikutnya.  Keberhasilan itu berhasil membuat Oliveira dipromosikan ke tim pabrikan Red Bull untuk tahun 2021, di mana ia telah menambahkan dua kemenangan lagi.  Namun, setelah bergabung ke tim senior dia hanya berhasil mencuri dua podium dan sebelas non-skor sejak bergabung dengan tim resmi.  Kini, Oliveira berada di urutan kesebelas klasemen, tepat lima tempat di belakang rekan setimnya, Brad Binder. Binder sendiri sudah menandatangani kontrak hingga 2024, sehingga kedatangan Miller hanya bisa mengorbankan tempat Oliveira. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya