Liputan6.com, Monza - AC Monza merebut tempat terakhir untuk Liga Italia 2022/2023. Mereka promosi usai menaklukkan Pisa pada play-off.
Klub milik Silvio Berlusconi ini berjaya 4-3 pada leg kedua di markas Pisa, Senin (30/5/2022) dini hari WIB. Menang 2-1 di pertemuan pertama, Monza unggul agregat 6-4.
Advertisement
Ini merupakan kali pertama dalam sejarah AC Monza promosi ke Serie A. Berdiri tahun 1912 dengan nama Monza F.B.C, klub yang bermarkas di Stadion Brianteo ini sempat bangkrut dua kali pada 2004 dan 2015
Mereka memulai kembali dari Serie D dan berhasil promosi ke Serie C pada 2017. Berlusconi, melalui perusahaan Finivest, kemudian datang setahun kemudian. Dia juga membawa mantan CEO AC Milan, Adriano Galliani, untuk menjadi bagian dari petinggi klub.
Hadirnya duo ini mengubah peruntungan Monza. Mereka perlahan naik kasta dan hampir promosi ke Serie A musim lalu, sebelum dikalahkan Cittadella pada semifinal play-off.
Hingga akhirnya Monza mencapai level tertinggi. Mereka mendampingi Lecce dan Cremonense yang lebih dulu memastikan tiket promosi ke Serie A musim depan usai menduduki dua peringkat teratas Serie B.
Monza kembali mesti melakoni play-off yang diikuti peringkat 3-8. Menggunakan format turnamen, Monza otomatis lolos ke semifinal. Di babak tersebut mereka menyisihkan Brescia. Sementara Pisa menyingkirkan Benevento.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Duel Dramatis
Pada leg kedua final play-off, Pisa mampu unggul 2-0 ketika laga belum genap 10 menit lewat Ernesto Torregrosso ('1) dan Hjortur Hermansson ('9).
Monza kemudian bangkit untuk menyamakan kedudukan melalui Jose Machin ('20) dan Christian Gytkjaer ('79). Namun, Pisa memaksa digelarnya perpanjangan waktu berkat gol Giuseppe Mastinu ('90). Tidak ada aturan gol tandang di partai ini.
Pada babak tambahan, Luca Marrone ('96) dan gol kedua Gytkjaer ('101) memastikan kemenangan Monza. Diusirnya Eugenio Lamanna ('104) karena mendapat kartu merah tidak memengaruhi nasib mereka.