Ten Hag Bakal Copot Jabatan Maguire, Ini Bukti Kesalahan Masa Lalu MU

Ini adalah pekerjaan impian bagi Ten Hag yang akan membutuhkan banyak kerja keras dan kesabaran untuk membuat MU sukses

oleh AY YustiawanDiterbitkan 19 April 2022, 07:30 WIB
Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag di pinggir lapangan saat laga Grup H Liga Champions kontra Chelsea di Stamford Bridge pada 5 November 2019. Erik ten Hag dilaporkan telah setuju menandatangani kontrak empat tahun setelah menjadi manajer Manchester United atau MU berikutnya. (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Ajax Erik ten Hag belum dikonfirmasi sebagai bos baru Manchester United atau MU berikutnya. Meski begitu dia dilaporkan sudah membuat rencana untuk mengubah Setan Merah musim depan.

Ten Hag telah memenangkan perlombaan untuk menjadi manajer permanen MU berikutnya dan akan mengambil alih kendali dari Ralf Rangnick pada akhir musim ini.

Ini adalah pekerjaan impian bagi Ten Hag yang akan membutuhkan banyak kerja keras dan kesabaran untuk membuatnya sukses. Meski Ten Hag akan mendapat tekanan untuk mencapai hasil segera setelah dia berjalan melewati pintu Old Trafford.

Dan, untuk alasan itu, Ten Hag harus bersiap untuk membuat sejumlah keputusan yang berpotensi sulit, dan bisanya menimbulkan pro dan kontra.

Agenda utama adalah memilih kapten untuk memimpin Setan Merah di lapangan. Seperti diketahui, Harry Maguire adalah kapten Man United, tetapi pemain internasional Inggris itu telah mengalami musim yang panas.


Dicopot

Harry Maguire - Kapten Setan Merah ini tampil kedodoran saat MU ditaklukkan Leicester City. Maguire yang baru pulih dari cedera itu pun beberapa kali membuat kesalahan sehingga gawang De Gea dibrondong gol oleh The Foxes. (AP/Rui Viera)

Menurut MEN, Maguire benar-benar dalam bahaya dicopot dari ban kapten musim depan, dengan Ten Hag dilaporkan mempertimbangkan prospek penandatanganan Antonio Rudiger dari Chelsea, yang secara efektif dapat menggantikan Maguire di belakang.

Jika Ten Hag memang menunjuk kapten baru United dan secara efektif membekukan Maguire di Old Trafford, maka keputusan keluarga Glazer untuk membiayai Ole Gunnar Solskjaer akan terbukti menjadi keputusan yang buruk.


Cukup Mahal

Hasilnya di menit ke-24 gawang De Gea akhirnya jebol. Anthony Gordon melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola mengenai Harry Maguire dan bola berubah arah. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Everton. (AP/Rui Vieira)

Solskjaer mengeluarkan biaya 80 juta pounds untuk mendapatkan Maguire dari Leicester City pada 2019, dan menjadikannya bek termahal di dunia.

Dia saat itu memperkirakan pemain internasional Inggris itu akan memimpin Setan Merah selama bertahun-tahun yang akan datang.


Kesalahan

Manajer sementara MU Ralf Rangnick mengganti Cristiano Ronaldo dengan Harry Maguire dalam pertandingan Liga Inggris di Brentford Community Stadium, London, Kamis, 19 Januari 2022. (Ben Stansall / AFP)

“Harry adalah salah satu bek tengah terbaik dalam permainan hari ini,” kata Solskjaer pada saat merekrut Maguire. "Dia adalah pembaca permainan yang hebat dan memiliki kehadiran yang kuat di lapangan, dengan kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan. Dia akan cocok dengan grup ini baik di dalam maupun di luar lapangan."

Tapi, penampilan Maguire dengan kemeja Setan Merah tidak sesuai harapan dan bisa terbukti menjadi kesalahan mahal. Ten Hag akan merubah segalanya ketika ia tiba dalam beberapa bulan.


Dipertahankan

Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag saat leg pertama Grup D Liga Champions melawan Liverpool di Johan Cruijff Arena pada 21 Oktober 2020. Erik ten Hag dilaporkan telah setuju menandatangani kontrak empat tahun setelah menjadi manajer Manchester United atau MU berikutnya. (Kenzo Tribouillard/AFP)

Sementara itu, manajer teknis Ajax Gerry Hamstra ketika ditanya tentang rencana Ten Hag pindah ke United, mengklaim klub masih melakukan segala yang mereka bisa untuk mempertahankannya di Amsterdam.

"Ada minat untuk Erik ten Hag, itu normal. Dia telah melakukan hal yang fantastis," kata Hamstra, Minggu.

"Kami melakukan segala kemungkinan [untuk mempertahankannya di Ajax]. Kami sangat sibuk dengan itu. Dia bereaksi bahwa dia fokus pada Ajax sekarang. Kami sedang mempersiapkan dua skenario: Ten Hag mungkin bertahan atau mungkin pergi."


Peringkat

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya