Liputan6.com, Balikpapan - Semenjak kebijakan pelonggaran pada masa pandemi covid-19 diberikan pemerintah, serta perjalanan ibadah umrah kembali dibuka, pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan mulai meningkat.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Rakha Sukma Purnama. Dia menyebut jumlah ini meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya saat pembatasan mobilitas warga karena pandemi Covid-19.
Advertisement
"Bulan-bulan ini ada peningkatan yang pasti. Sebelumnya, memang masih ada pembatasan di Balikpapan, sehingga jumlah pelayanan di Kantor Imigrasi Balikpapan otomatis menurun," dia menerangkan, saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Senin (18/4/2022).
Rakha menyebut, selama pandemi biasanya hanya melayani 10 hingga 15 permohonan pembuatan paspor. Namun, usai pelonggaran dilakukan, peningkatan terhadap permohonan mengalami kenaikan. Dia menyebut, meningkatnya pembuatan paspor baru, karena banyak masyarakat yang akan berangkat ibadah umrah.
"Animo masyarakat mengurus paspor untuk ibadah umrah semakin meningkat. Dan memang di Balikpapan, banyak masyarakat mengajukan permohonan paspor baru itu untuk menjalankan ibadah umrah. Biasanya satu hari sekitar 5 sampai 10, tapi hari ini sudah beranjak meningkat antara 50 sampai 70 dalam satu hari. Kalau masa normal, mungkin sekitar 100-an," katanya.
Oleh karena itu, Kantor Imigrasi Balikpapan melakukan sejumlah inovasi, di antaranya kegiatan jemput bola pembuatan paspor dan pengambilan paspor drive thru, di mana si pemohon paspor tidak perlu turun dari kendaraan ketika mengambil paspornya.
"Kami ada inovasi yang kami lakukan berupa jemput bola. Jadi masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi, tapi kami akan datang untuk menyambangi masyarakat. Dan juga ada pelayanan di hari Sabtu dan Minggu sesuai dengan jadwal yang kami berikan," Rakha memungkasi.