Kesuksesan BRI Liga 1 di Tengah Pandemi Jadi Pembuktian Indonesia ke Kancah Internasional

BRI Liga 1 musim 2021/2022 telah resmi berakhir pada Kamis (31/03) kemarin dengan menempatkan Bali United sebagai pemenang.

oleh Gilar RamdhaniDiperbarui 01 April 2022, 17:30 WIB
Seremoni Penutupan BRI Liga 1 musim 2021/2022 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Liputan6.com, Gianyar BRI Liga 1 musim 2021/2022 telah resmi berakhir pada Kamis (31/03) kemarin dengan menempatkan Bali United sebagai pemenang. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola dalam negeri ini dapat terselenggara dengan sukses dan mengundang antusiasme masyarakat Indonesia di tengah situasi yang menantang.

Seremoni penutupan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Direktur Utama BRI Sunarso, Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan, dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Sunarso mengatakan kesiapan seluruh stakeholders membawa gelaran BRI Liga 1 dapat berjalan dengan baik meski dihadapkan berbagai kondisi penuh tantangan, terutama situasi pandemi. Keberhasilan penyelenggaran BRI Liga 1, kata Sunarso, sekaligus menjadi ajang pembuktian kepada dunia internasional.

“Kesuksesan ini menjadi bukti kepada dunia internasional bahwa Indonesia mampu menggelar event besar di tengah pandemi. Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada PSSI, PT. LIB, Kemenpora, seluruh klub peserta BRI Liga 1, pemain, staf serta para suporter di seluruh Indonesia sehingga kompetisi dapat berjalan lancar,” kata Sunarso.

Direktur Utama BRI Sunarso saat Seremoni Penutupan BRI Liga 1 musim 2021/2022 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Tidak tanggung-tanggung, Sunarso menyebut mulusnya perjalanan gelaran BRI Liga 1 disebut sebagai sejarah baru dalam dunia sepak bola tanah air. Kembalinya kompetisi ini juga menimbulkan multiplier effect yang kuat.

“Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan BRI Liga 1 berhasil menjadi motor penggerak ekonomi khususnya di industri sepak bola nasional serta UMKM yang terlibat dalam industri Sepak Bola. Berjalannya kompetisi BRI Liga 1 pun dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi timnas Indonesia, dimana timnas Indonesia mampu menembus Final AFF 2021, serta meningkatnya ranking timnas Indonesia di FIFA, dari sebelumnya pada posisi 175 saat ini menjadi ranking 160,” ujar Sunarso.


BRI Liga 1 Angkat Ekonomi UMKM

Direktur Utama BRI Sunarso saat Seremoni Penutupan BRI Liga 1 musim 2021/2022 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Seperti diketahui, kompetisi ini sempat vakum selama lebih dari satu tahun pada 2020-2021 lalu. Akibatnya, riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) yang dipublikasikan pada 2020 menyebut kerugian ekonomi dari terhentinya sepak bola di dalam negeri mencapai Rp 2,7 triliun hingga Rp 3 triliun per tahun. Selain itu terdapat sekitar 24 ribu orang yang terlibat secara langsung dalam industri sepak bola nasional.

Lanjut Baca:

Hadirnya BRI dalam ajang BRI Liga 1 musim 2021-2022 membawa optimisme bagi pelaku industri sepak bola dan UMKM. Terlebih, Sunarso menyebut BRI Liga 1 menuai antusiasme yang tinggi dari seluruh pecinta sepak bola di Indonesia. Sunarso mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung kesuksesan penyelenggaraan BRI Liga 1. Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada Bali United FC sebagai juara BRI Liga 1 musim 2021/2022 dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi 18 klub yang telah berkompetisi dalam 306 pertandingan yakni 713 pemain terdiri dari 615 pemain lokal dan 98 pemain asing, serta 129 perangkat pertandingan terdiri dari 38 wasit, 47 asisten wasit, dan 44 match commissioner.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya