Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin masih menunjukkan tren positif dalam 24 jam terakhir. Selama akhir pekan dan mengawali pekan kedua Februari 2022, Bitcoin dan kripto lainnya masih terus menguat dan belum menunjukkan akan alami penurunan.
Menurut FSInsight mengatakan dalam sebuah catatan berjudul “Aset Digital di Dunia Pasca-Siklus” Bitcoin menjadi semakin berkorelasi dengan saham menjelang akhir kuartal keempat tahun lalu. Kemudian Bitcoin juga jatuh layaknya saham ketika dihadapkan dengan prospek pengetatan bank sentral.
Advertisement
"Korelasi menjadi lebih jelas dengan Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas sekarang sangat berkorelasi dengan saham teknologi karena modal pasar lama memasuki flip," kata kepala strategi aset digital FSInsight, Sean Farrell, seperti dikutip dari CoinDesk, Selasa (8/2/2022).
Namun, menurut Farrell, Bitcoin masih menjadi raja kripto. Bahkan menurut dia, kripto dengan kapitalisasi terbesar itu bisa mencapai USD 200.000 atau sekitar Rp 2,8 miliar pada paruh kedua tahun ini, menyusul awal yang berombak di 2022.
FSInsight juga mengatakan keuangan terdesentralisasi (DeFi), Non Fungible Token (NFT), dan aplikasi Web 3 lainnya telah mendorong pertumbuhan besar-besaran pada jaringan Ethereum.
Ethereum menurut FSInsight dapat mencapai USD 12.000 atau sekitar Rp 172,7 juta pada 2022. Ada optimisme seputar transisi Ethereum ke proof-of-stake pada 2022, yang jika itu terjadi, kemungkinan akan menghasilkan arus masuk modal terlepas dari kinerja Bitcoin.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Harga Kripto Hari Ini 8 Februari 2022
Sebelumnya, harga bitcoin, ethereum dan hampir semua kripto teratas terlihat serentak menguat pada Selasa pagi, 8 Februari 2022. Setelah beberapa kripto teratas pada hari sebelumnya melemah, hari ini kembali menguat
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat sebesar 5,58 persen dalam 24 jam terakhir dan sebesar 14,41 persen dalam sepekan.
Saat ini, harga BTC berada di level USD 44.016,26 per koin atau setara Rp 663,6 juta (asumsi kurs Rp 14.394 per dolar AS).
Ethereum (ETH) sebagai kripto terbesar kedua juga ikut menguat dalam 24 jam terakhir. ETH menguat sebesar 5,06 persen dalam satu hari terakhir dan 17,38 dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 3.148,64 per koin.
Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) pagi ini terlihat kembali menguat setelah kemarin sempat melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB menguat sebesar 5,47 persen dan 14,99 persen dalam sepekan. Hal itu membuat BNB berada di level USD 434,88 per koin.
Adapun, Cardano (ADA) juga ikut menguat hari ini setelah kemarin melemahi. ADA menguat dalam 24 jam terakhir sebesar 5,76 persen dan 13,77 persen dalam sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 1,19 per koin.
Sedangkan, Solana (SOL) yang kemarin mengalami peradangan cukup besar, kini telah menemukan jalannya untuk kembali menguat. Dalam 24 jam terakhir SOL menguat sebesar 4,38 persen dan dalam sepekan menguat 18,48 persen. Saat ini, harga SOL berada di level USD 117,74 per koin.
Stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD coin (USDC), menunjukkan penguatan yang tidak terlalu besar dalam 24 jam terakhir. USDT saat ini berada di level USD 1,00, tetapi USDC sedikit alami penurunan harga yaitu menjadi USD 0,9994.