Resensi Film Book of Love: Romansa Penulis Kesepian, Penerjemah, dan Anak Yang Benci Perpisahan

Film Book of Love mempertemukan Sam Claflin dan Veronica Echegui. Berperan sebagai penulis dan penerjemah, keduanya tampil hangat sekaligus natural.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 06 Februari 2022, 20:30 WIB
Poster film Book of Love. (Foto: Dok. Klikfilm)

Liputan6.com, Jakarta Valentine datang kala kasus varian Omicron melonjak tajam. Artinya, perayaan Hari Kasih Sayang jadi lebih terbatas. Menonton film di rumah saja tampaknya jadi pilihan aman. Book of Love layak dipertimbangkan.

Film yang dibintangi Sam Claflin dan Veronica Echegui ini mengusung genre komedi romantis dengan latar Amerika Serikat lalu Meksiko. Mengintip premis dan latarnya, kita bisa membayangkan benturan budaya yang terjadi.

Book of Love yang disutradarai Analeine Cal y Mayor menuai ulasan beragam. Banyak yang suka namun tak sedikit yang mengkritisi sejumlah aspek dari penokohan hingga ending. Berikut review film Book of Love.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 


The Sensible Heart

Salah satu adegan film Book of Love. (Foto: Dok. XYZ Film/ IMDb)

Book of Love dibuka dengan pembacaan novel The Sensible Heart karya Henry Copper (Sam Claffin) di sebuah toko buku, yang hanya dihadiri seorang peserta. Belum selesai acara, satu-satunya peserta hengkang. Pihak toko buku lantas melabeli The Sensible Heart, “beli satu dapat tiga.”

Beberapa jam setelahnya, Henry Copper dikontak publisis, Jen Spencer (Lucy Punch), yang mengabarkan The Sensible Heart memang jeblok di AS namun laris di Meksiko. Maka, ia diterbangkan ke sana untuk mengunjungi Meksiko City dan Palenque.

The Sensible Heart versi Meksiko diterjemahkan Maria Rodriguez (Veronica Echegui). Tiba di sana, Henry dijemput Maria bersama kakeknya, Max (Fernando Bece), dan putranya, Diego (Ruy Gaytan). Henry syok mendapati kover buku The Sensible Heart versi Meksiko bak poster film 17 tahun ke atas.

 


Opera Sabun

Sam Claflin sebagai Henry Copper dalam film Book of Love. (Foto: Dok. KlikFilm)

Rupanya, Maria menulis ulang The Sensible Heart menjadi opera sabun perselingkuhan dan adegan panas. Henry Copper mulanya ngamuk. Belakangan, ia dilema karena perubahan konten bukunya melahirkan banyak penggemar.

Setelah adegan pindah ke Meksiko, plot mudah terbaca. Kita tahu ke mana Analeine Cal y Mayor dan David Quantick mengarahkan cerita serta bagaimana ini akan berakhir. Yang membuat Book of Love masih enak diikuti, interaksi kedua tokoh utama.

Lanjut Baca:

Sam Claflin dan Veronica Echegui menghidupkan karakter secara effortless. Sejumlah konflik yang terpercik terasa wajar, membuat penonton mudah memahami apa yang tengah mereka hadapi. Walhasil, Henry dan Maria terasa dekat.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya