Liputan6.com, Jakarta Penjaga gawang Khairul Fahmi Che Mat pernah menorehkan tinta emas bersama timnas Malaysia pada Piala AFF 2010 lalu. Namun saat ini roda nasib sepertinya sedang tidak memikah kepadanya. Popularitas pria yang pernah jadi momok bagi timnas Indonesia itu ternoda oleh urusan finansial.
Seperti dilansir dari harian metro Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat menjadi buruan pihak bank di Malaysia karena tidak sanggup membayar cicilan utang yang sudah jatuh tempo. Che Mat mengaku tidak punya uang karena sudah tiga bulan tidak menerima gaji dari klub sebelumnya, Melaka United. Senasib dengan sejumlah rekan setimnya yang lain, Che Mat mengaku tidak dibayar sejak Oktober tahun lalu.
Advertisement
Pengalaman pahit ini disampaikan Che Mat di media sosial dan menjadi viral di negaranya, Malaysia. "Ini juga sampai tiga bulan kita orang diam. Karena saya ingin menjaga tim. Tapi dah lama kita orang 'tegang' bank dok call hari, anak istri nak makan," ujar Che Mat seperti dikutip dari hmetro.com.my.
Tidak hanya Che Mat, pemain Melaka United lainnya juga bernasib sama. Mereka juga tidak sanggup membayar cicilan bank akibat gaji yang tak kunjung dibayar oleh manajemen pada akhir tahun lalu.
"Pengurusan klub kata akan bayar pada awal Disember. Kami tunggu, tapi habuk pun tak ada. Lepas itu mereka janji lagi, kata nak masuk pertengahan bulan lepas, pun sama tak ada juga."
"Tahun baru dah masuk, sama juga gaji kami tetap tak masuk. Kami dah tak boleh sabar, kesian dekat keluarga kami yang perlu diberikan makan dan minum. Itu belum lagi kira bayaran komitmen rumah dan kereta…sekarang ini bank asyik call tanya kapan nak bayar. Kami sangat berharap pihak klub segera selesaikan tunggakan kerana kami perlukan gaji kami," kata pemain itu kepada Arena Metro.
Momok Piala AFF 2010
Che Mat seperti diketahui merupakan kiper legendaris Timnas Malaysia. Pria yang kini berusia 33 tahun itu merupakan salah satu momok yang menjegal langkah Timnas Indonesia merebut Piala AFF 2010.