Liputan6.com, Jakarta Turnamen sepak bola bergengsi se-Asia Tenggara, Piala AFF 2020, telah digelar sejak Rabu (5/12/2021) di Singapura. Timnas Indonesia sukses melangkah ke partai puncak, usai keluar sebagai juara grup di fase penyisihan dan menumbangkan wakil tuan rumah di semifinal.
Sayangnya, Skuad Garuda takluk dari Timnas Thailand di leg pertama final Piala AFF 2020 pada Rabu (29/12/2021). Kebobolan sejak menit-menit awal, Asnawi Mangkualam cs tak mampu membalas empat gol yang dicetak Tim Gajah Perang hingga akhir pertandingan.
Advertisement
Perjuangan anak-anak asuh Shin Tae-yong masih akan berlanjut di leg kedua, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (1/1/2022) malam WIB. Pertandingan ini bakal menjadi laga penentu tim yang berhak naik ke podium juara dan mengangkat trofi Piala AFF.
Adapun, final Piala AFF edisi ini merupakan kali keempat Skuad Garuda bersua dengan Tim Gajah Perang di partai puncak. Sebelumnya, Indonesia juga telah berhadapan dengan Thailand di final turnamen sejenis pada tahun 2000, 2002, dan 2016.
Dari tiga pertemuan tersebut, tak satu pun dimenangkan oleh Indonesia. Prestasi tertinggi yang pernah dicatatkan Skuad Garuda di Piala AFF adalah menjadi runner-up edisi 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.
Tak hanya soal persaingan di lapangan, Piala AFF juga menyimpan sejumlah cerita kontroversial dan provokatif. Beberapa di antaranya terkait dengan Timnas Indonesia. Simak deretan provokasi yang menimpa Indonesia sepanjang sejarah Piala AFF pada halaman selanjutnya!
1. Tembakan Laser Suporter Malaysia (Piala AFF 2010)
Indonesia dan Malaysia memang dikenal memiliki rivalitas tinggi di kancah sepak bola Asia Tenggara. Salah satu pertemuan paling ikonik antara kedua tim terjadi di final Piala AFF 2010. Timnas Indonesia sejatinya punya peluang besar untuk menjadi juara edisi tersebut.
Pasukan Merah Putih keluar sebagai juara Grup A dengan nilai sempurna tiga kemenangan. Skuad asuhan Alfred Riedl bahkan menekuk Malaysia dengan 5–1 di fase penyisihan grup. Timnas Indonesia berjumpa dengan Filipina di semifinal dan kembali meraih kemenangan.
Capaian ini mengantarkan Skuad Garuda melangkah menuju partai puncak menghadapi Malaysia. Pada final leg pertama yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, terjadi provokasi atas Timnas Indonesia.