Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 per Gram per 28 Desember 2021, Simak Daftarnya

PT Aneka Tambang atau Antam menaikkan harga emas antam jual dan buyback masing-masing sebesar Rp 3.000 per gram.

oleh Arief Rahman HDiperbarui 28 Desember 2021, 08:42 WIB
Pekerja menunjukkan emas di Cikini Gold Center, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada 28 Juli 2020 menembus Rp1 juta/gram yang merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta PT Aneka Tambang atau Antam menaikkan harga emas antam jual dan buyback masing-masing sebesar Rp 3.000 per gram. Hari ini, Harga emas Antam berada pada posisi Rp 934 ribu per gram.

Adapun harga buyback emas Antam kini dipatok Rp 829 ribu per gram. Harga buyback menjadi patokan bagi masyarakat bila ingin menjual kembali emasnya ke Antam.

Dipantau dari logammulia.com, Selasa (28/12/2021), hingga pukul 07.57 WIB, berbagai ukuran emas Antam masih tersedia. Antam saat ini menjual emas berukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Antam selama ini menjual emas batangan. Namun, BUMN ini juga menyediakan emas dalam jenis lain, seperti batik, koin dinar, dirham hingga perak dan lainnya.

Adapun harga emas Antam bercorak batik ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.690.000. Sementara ukuran 20 gram dijual Rp 18.740.000. Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Namun jika bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Berikut rincian harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 517.000

* Pecahan 1 gram Rp 934.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.808.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.687.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.445.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.835.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.962.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.845.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.612.000

* Pecahan 250 gram Rp 218.765.000

* Pecahan 500 gram Rp 437.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 874.600.000.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Emas Naik Imbas Ketakutan akan Omicron

Pramuniaga menunjukkan emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di sebuah gerai emas, Jakarta, Senin (18/1/2021). Harga emas Antam kembali susut Rp 4.000 per gram di awal pekan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Harga emas berbalik arah menuju level positif dan mendekati level puncak dalam satu pekan pada perdagangan hari Senin. Pendorong kenaikan harga emas adalah sentimen akan risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi sebagai dampak Omicron.

Mengutip CNBC, Selasa (28/12/2021), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD 1.809,67 per ounce pada 12.34 EDT. Harga emas ini mampi bertahan di atas level kunci USD 1.800 yang dicapai minggu lalu.

Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi USD 1.810,60 per ounce.

Prospek harga emas pada kuartal I 2022 optimis sangat optimistis. Analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff mengatakan dengan dorongan utama inflasi akan mampu menjaga harga emas dari kejatuhan.

"Dukungan yang mendasari harga emas adalah kekhawatiran inflasi. Kecenderungan the Fed mengetatkan kebijakan moneter bisa mendorongharga emas," tutur Wyckoff.

Harga emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap kenaikan angka inflasi.

Indeks dolar naik dari level terlemahnya dalam hampir seminggu, membuat emas yang perdagangannya menggunakan dolar AS menjadi tidak menarik bagi mereka yang bertansaksi menggunakan mata uang nondolar AS.

“Meskipun ada dolar AS yang lebih kuat, tidak ada banyak pergerakan emas hari ini,” kata analis Quantitative Commodity Research Peter Fertig.

Salah satu alasan utama kurangnya likuiditas adalah pasar yang tutup selama Natal.

"Hasil yang sedikit lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, yang sedikit membebani harga emas, Fertig menambahkan.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya